Polisi Bongkar Tempat Nyabu di Asahan yang Viral Usai Didatangi Emak-emak

Barak yang diduga menjadi tempat pengguna narkoba di Desa Lobu Rappa, Asahan, setelah dihancurkan. (Foto: Dok. Humas Polres Asahan/Mistar)
Asahan, MISTAR.ID – Upaya sekelompok emak-emak dalam memberantas peredaran narkoba di Desa Lobu Rappah, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, membuahkan hasil. Bangunan yang sebelumnya didatangi warga karena diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba akhirnya dibongkar oleh Polsek Bandar Pulau.
Kasi Humas Polres Asahan, AKP Herli Damanik, mengatakan pembongkaran dilakukan polisi pada Senin (20/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas didampingi kepala desa dan Babinsa setempat.
Sebelum melakukan pembongkaran, polisi terlebih dahulu melakukan penyelidikan dan menemukan sejumlah barang bukti berupa plastik klip bekas sabu serta alat hisap yang diduga pernah digunakan. Namun, petugas tidak menemukan orang yang sedang mengonsumsi narkoba di lokasi tersebut.
Polisi memastikan akan terus melakukan pengungkapan terhadap dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan, barak yang diduga kerap disalahgunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika kemudian dibongkar agar tidak lagi dimanfaatkan untuk kegiatan yang melanggar hukum," ujar Herli, Selasa (21/7/2026).
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga yang didominasi emak-emak mendatangi sebuah rumah di Desa Lobu Rappa, Dusun I, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Minggu (19/7/2026).
Dalam video yang dilihat MISTAR.ID, Senin (20/7/2026), melalui akun Facebook Pulu Raja Project, terlihat warga mendatangi sebuah kedai sekaligus rumah yang diduga menjadi lokasi transaksi sabu.
"Itu bandar sabunya. Ha itu dia," ujar salah seorang warga dalam video tersebut.
Rombongan warga kemudian bergerak menuju sebuah gubuk di belakang rumah yang disebut-sebut sering digunakan sebagai tempat mengonsumsi narkoba.
Dalam video tersebut juga terlihat sejumlah barang seperti plastik klip bekas, korek gas, hingga sedotan yang diduga digunakan sebagai alat konsumsi narkoba.
"Asli kan, tidak bohong kan berarti tidak salah kan. Ini ada buktinya ini," kata warga dalam rekaman video tersebut.


























