Wednesday, July 22, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Empat Rumah Terbakar di Simalungun, Warga Desak Penambahan Pos Damkar di Sidamanik

Mistar.idSelasa, 21 Juli 2026 pukul 12.22 WIB
empat_rumah_terbakar_di_simalungun_warga_desak_penambahan_pos_damkar_di_sidamanik

Sejumlah warga memadamkan api yang membakar rumah di Dusun Sipinggan, Nagori Tiga Bolon, Kecamatan Sidamanik, dengan alat seadanya. (Foto: Roland/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID – Kebakaran yang menghanguskan empat rumah di Dusun Sipinggan, Nagori Tiga Bolon, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, memunculkan sorotan warga terhadap layanan pemadam kebakaran di daerah tersebut.

Warga menilai jarak pos pemadam kebakaran yang tersedia saat ini terlalu jauh sehingga menghambat proses penanganan. Mobil damkar yang datang dari pos terdekat di Kecamatan Siantar membutuhkan waktu tempuh sekitar 45 menit untuk tiba di lokasi.

Akibat lamanya perjalanan, saat armada pemadam tiba, api telah lebih dulu melalap seluruh bangunan rumah.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Simalungun dapat membangun pos pemadam kebakaran di Kecamatan Sidamanik agar respons terhadap kejadian kebakaran bisa lebih cepat.

Saat ini, Kabupaten Simalungun memiliki tujuh pos damkar yang berada di Raya, Tigarunggu, Parapat, Ujung Padang, Tanah Jawa, Perdagangan, dan Siantar. Masing-masing pos hanya memiliki satu unit mobil pemadam, sementara wilayah pelayanan mencakup 32 kecamatan.

Keterbatasan jumlah pos dan armada membuat petugas harus menempuh jarak yang cukup jauh ketika menerima laporan kebakaran. Selain itu, kondisi sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan juga menjadi kendala dalam perjalanan menuju lokasi kejadian.

Wakil Ketua DPRD Simalungun, Samrin Girsang, mengatakan kebutuhan penambahan pos pemadam kebakaran akan disampaikan dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2027.

"Nanti kita ingatkan dalam pembahasan R-APBD supaya dibicarakan. Kalau bisa satu per kecamatan," kata Samrin, Selasa (21/7/2026).

Ia menyebut DPRD Simalungun akan membahas usulan tersebut bersama pemerintah daerah.

"Iya, kita akan rencanakan untuk membahas hal ini dengan eksekutif," ujarnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN