Polda Sumut Kesulitan Telusuri Titik Kebocoran Gas di Grand Polonia Medan

Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan. (Foto: Matius/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Polisi masih menyelidiki titik kebocoran gas tanam yang meledak di Kompleks Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, yang terjadi pada Senin (20/7/2026) pukul 15.30 WIB.
“Saat ini masih kami telusuri titik kebocoran tersebut,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Senin (27/7/2026).
Kombes Ferry menjelaskan, polisi kesulitan mencari titik kebocoran karena struktur bangunan yang kokoh dan sulit ditembus.
“Kendalanya karena kondisi pipa berada di dalam bangunan, sehingga membutuhkan waktu lebih banyak untuk penyelidikan,” tuturnya.
Dilanjutkannya, tim harus ekstra hati-hati agar tidak menimbulkan kebocoran baru. “Tim harus hati-hati menggali agar tidak menyebabkan kebocoran baru,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, ledakan hebat terjadi di Komplek Grand Polonia, Jalan Mustang, Medan Polonia, Senin (20/7/2026) sore. Polisi mengatakan, dugaan ledakan itu diakibatkan kebocoran pipa gas bawah tanah.
Akibatnya, tiga korban meninggal dunia. Masing-masing bernama Jesika, Ros, dan Sinta. Jesika merupakan istri pemilik rumah, sedangkan Ros dan Sinta diketahui bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) dan pengasuh anak (babysitter).
Selain korban tewas, ada empat orang lainnya yang dilaporkan selamat. Keempat orang itu yakni balita perempuan berinisial J, 2 tahun, pria bernama Hasan yang merupakan orang tua dari pemilik rumah berinisial J, seorang kurir bernama Yuda, serta seorang sopir.[]
PREVIOUS ARTICLE
Cucu dan Kakek Jatuh dari Lantai Tiga Sekolah Methodist VI Medan























