Saturday, July 11, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kolom Komentar Medsos Dibanjiri Promosi Judol, Ini Respons Polda Sumut

Mistar.idSabtu, 11 Juli 2026 pukul 12.45 WIB
kolom_komentar_medsos_dibanjiri_promosi_judol_ini_respons_polda_sumut

Direktur Reserse Siber Polda Sumut, KBP Dr Bayu Wicaksono. (Foto:Matius/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (11/7/2026) – Sejak beberapa minggu terakhir, sejumlah kreator konten dan pegiat media sosial (medsos) di wilayah Sumatera Utara (Sumut) mengeluhkan maraknya promosi judi online (judol) yang terus membanjiri kolom komentar mereka. Biasanya, para pelaku menggunakan akun palsu atau bodong dan mengomentari unggahan di media sosial dengan narasi promosi judi online.

Menanggapi hal itu, Direktur Reserse Siber Polda Sumut, KBP Dr. Bayu Wicaksono, menyebut persoalan tersebut sudah diantisipasi pihaknya. Menurut Bayu, salah satu langkah yang telah diambil ialah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta pihak-pihak terkait yang dinilai dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut.

"Kita sudah melakukan upaya-upaya itu, mulai dari preemtif, preventif, sampai dengan penindakan," terang KBP Dr. Bayu Wicaksono, Jumat (10/7/2026), di Polda Sumut usai mengikuti pembukaan E-sport Piala Kapolda Cup 2026.

Bayu mengklaim, setiap hari tim Direktorat Reserse Siber Polda Sumut telah melakukan langkah-langkah tersebut, termasuk berkoordinasi dengan Komdigi dan Dinas Komunikasi dan Digital Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

"Upaya preemtif dan preventif kita yaitu dengan koordinasi dengan Komdigi. Jadi kita take down (akun yang mempromosikan judol, red), apa yang tadi disampaikan sama rekan-rekan, ada iklan-iklan, ada DM-DM segala macam," terangnya.

Artinya, pihaknya tidak hanya berfokus pada penindakan. Polda Sumut juga melakukan edukasi di lingkungan pendidikan, mulai dari sekolah hingga perguruan tinggi, sembari melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku yang beraksi di wilayah hukum Polda Sumut.

"Kita tidak hanya represif. Tapi upaya-upaya edukasi, upaya untuk mencegah, take down itu kita lakukan. Ya, tetap kita lakukan itu. Sembari kita lakukan penyelidikan terhadap pelaku-pelaku yang tadi disampaikan," ujarnya mengakhiri. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN