Saturday, July 11, 2026
home_banner_first
SUMUT

Baru Tiga Hari Rampung, Proyek Hotmix Jalan Nasional di Dairi Sudah Retak dan Rusak

Mistar.idSabtu, 11 Juli 2026 pukul 12.56 WIB
baru_tiga_hari_rampung_proyek_hotmix_jalan_nasional_di_dairi_sudah_retak_dan_rusak

Jalan Nasional (Protokol) Jalan Sisingamangaraja Sidikalang yang baru selesai dikerjakan sudah rusak. (foto:Manru/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID (11/7/2026) – Proyek jalan hotmix di ruas Jalan Nasional, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Kabupaten Dairi, yang baru tiga hari selesai dikerjakan sudah mengalami retak, berlubang, dan rusak sehingga mengancam keselamatan pengendara.

Kondisi jalan tersebut menjadi sorotan warga sekitar. Menurut mereka, pelaksanaan pekerjaan proyek aspal hotmix itu sangat memprihatinkan karena baru saja selesai dikerjakan, yakni pada Rabu (8/7/2026), atau baru tiga hari.

"Masa baru selesai dikerjakan sudah rusak begini. Kayaknya dikerjakan asal-asalan itu, Bang. Padahal saat pekerjaan, jalan itu ditutup total dan akses dialihkan ke jalan alternatif, tetapi hasilnya tidak memuaskan," kata seorang warga kepada Mistar, Sabtu (11/7/2026).

Di lokasi, tepatnya di depan Gedung Djauli Manik, Ramadhan dan Bambang mengaku curiga pekerjaan hotmix tersebut tidak dikerjakan secara profesional atau diduga penghamparan aspal hotmix tidak dilakukan pada suhu yang sesuai standar.

"Anehnya, pascapekerjaan berlangsung, seperti tidak diawasi oleh pihak teknis atau pengawas dari instansi terkait, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum," kata Bambang.

Robinson Simbolon yang melihat kondisi hasil proyek tersebut menduga pekerjaan tidak sesuai spesifikasi. Karena itu, ia meminta pihak terkait melakukan audit terhadap proyek tersebut.

Sebelumnya, saat pelaksanaan pekerjaan berlangsung, operator finisher bernama Suharno, ketika ditemui Mistar di lokasi, menyebutkan pekerjaan tersebut merupakan proyek pemeliharaan rutin yang dikerjakan oleh PT Sumber Jaya asal Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Aspal hotmix yang digunakan juga didatangkan dari daerah tersebut.

Terkait pagu anggaran dan volume proyek, Suharno mengaku tidak mengetahuinya. Namun, titik pekerjaan meliputi ruas Sitinjo–Kilometer Dua Sidikalang dan Simpang Salak Sidikalang–Pakpak Bharat.

Terpisah, Cristopel Sinaga selaku pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) yang menangani pemeliharaan rutin ruas jalan tersebut, saat dikonfirmasi Mistar melalui WhatsApp, Sabtu (11/7/2026), mengatakan pihaknya akan segera melakukan perbaikan.

"Kita akan suruh diperbaiki," kata Cristopel singkat.

Ketika ditanya mengenai ruas jalan yang dikerjakan serta nilai pagu kontrak proyek tersebut, Cristopel tidak memberikan tanggapan lebih lanjut. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN