Skor Spanyol vs Belgia 2-1! Mikel Merino Jadi Pahlawan, La Roja Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

Ilustrasi, Skor Spanyol vs Belgia 2-1! Mikel Merino Jadi Pahlawan, La Roja Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026. (foto:wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID – Timnas Spanyol memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Belgia dengan skor 2-1 dalam laga perempat final yang berlangsung di Stadion SoFi, Inglewood, California, Sabtu (11/7/2026) pagi WIB.
Kemenangan La Roja ditentukan oleh gol telat Mikel Merino pada penghujung pertandingan setelah kedua tim sempat bermain imbang dalam duel yang berlangsung ketat dan sarat tensi tinggi.
Hasil ini mengantarkan Spanyol bertemu Prancis di semifinal, sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat terkuat untuk meraih trofi juara dunia tahun ini.
Fabián Ruiz Buka Keunggulan, Belgia Membalas Cepat
Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Pasukan Luis de la Fuente tampil dominan melalui penguasaan bola dan kombinasi umpan cepat yang menjadi ciri khas permainan mereka sepanjang turnamen.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30. Gelandang Paris Saint-Germain, Fabián Ruiz, berhasil memanfaatkan bola muntah di depan gawang Belgia untuk membawa La Roja unggul 1-0.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama.
Belgia yang tampil disiplin mampu memberikan respons menjelang turun minum. Pada menit ke-41, Charles De Ketelaere menyambut umpan silang Timothy Castagne dengan sundulan akurat yang tak mampu dihentikan kiper Spanyol.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali peluang The Red Devils untuk melangkah ke empat besar.
Cedera Courtois Jadi Titik Balik Pertandingan
Babak kedua berlangsung lebih intens. Spanyol tetap menguasai jalannya laga, sementara Belgia memilih bermain lebih rapat dan mengandalkan serangan balik cepat.
Momentum penting terjadi ketika penjaga gawang utama Belgia, Thibaut Courtois, mengalami cedera dan terpaksa meninggalkan lapangan. Posisinya digantikan oleh Senne Lammens.
Pergantian itu terbukti sangat berpengaruh terhadap jalannya pertandingan.
Saat laga tampak akan berakhir imbang dan berpotensi berlanjut ke perpanjangan waktu, Spanyol akhirnya menemukan celah di lini pertahanan Belgia.
Gol Mikel Merino Pastikan Tiket Semifinal
Pada menit ke-88, bek muda Pau Cubarsí melepaskan tembakan keras yang gagal diamankan sempurna oleh Senne Lammens.
Bola liar yang mengarah ke depan gawang langsung disambar Mikel Merino menjadi gol. Stadion SoFi pun bergemuruh menyambut gol yang memastikan kemenangan Spanyol 2-1.
Gol tersebut sekaligus mengukuhkan Merino sebagai supersub yang kembali tampil menentukan bagi La Roja di fase gugur.
Dengan hasil ini, Spanyol resmi mengamankan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi Prancis dalam pertandingan yang diprediksi menjadi salah satu laga terbesar turnamen.
Fakta Menarik Spanyol vs Belgia
Kemenangan atas Belgia menghadirkan sejumlah catatan menarik bagi La Roja.
Pertama, Spanyol kembali menunjukkan mental juara dengan mencetak gol penentu kemenangan pada menit-menit akhir pertandingan.
Kedua, Mikel Merino kembali menjadi pembeda setelah sebelumnya juga tampil krusial pada fase gugur. Kemampuan gelandang Arsenal tersebut dalam membaca ruang dan muncul dari lini kedua menjadi senjata yang sangat efektif bagi Spanyol.
Ketiga, Pau Cubarsí kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu bek muda terbaik dunia. Selain tampil solid dalam bertahan, pemain Barcelona itu berkontribusi langsung dalam proses terciptanya gol kemenangan.
Sementara bagi Belgia, cedera Courtois menjadi salah satu faktor yang mengubah arah pertandingan. Hingga kiper Real Madrid tersebut meninggalkan lapangan, The Red Devils masih mampu menjaga keseimbangan permainan dan meredam agresivitas serangan Spanyol.
Siapa Pemain Terbaik Spanyol vs Belgia?
Meski Mikel Merino mencetak gol kemenangan, banyak pengamat menilai Lamine Yamal sebagai pemain paling berpengaruh dalam pertandingan ini.
Winger muda Barcelona tersebut menjadi pusat kreativitas serangan Spanyol melalui kemampuan dribel, visi bermain, serta kemampuannya membuka ruang di area pertahanan Belgia.
Yamal terus menjadi ancaman sepanjang pertandingan dan memaksa lini belakang Belgia bekerja ekstra keras untuk menghentikannya.
Di sisi lain, Pau Cubarsí juga layak masuk dalam daftar pemain terbaik berkat penampilan impresifnya di lini pertahanan serta kontribusi langsung terhadap gol kemenangan Merino.
Profil Lamine Yamal, Wonderkid yang Mengubah Wajah Spanyol
Lamine Yamal merupakan salah satu talenta paling menjanjikan dalam sepak bola dunia saat ini.
Pemain bernama lengkap Lamine Yamal Nasraoui Ebana tersebut merupakan produk akademi legendaris Barcelona, La Masia. Ia mencuri perhatian dunia setelah menjalani debut bersama tim utama Barcelona pada usia yang sangat muda.
Kariernya terus menanjak ketika menjadi pemain termuda yang tampil dan mencetak gol untuk Timnas Spanyol. Namanya semakin melejit setelah berperan besar dalam kesuksesan Spanyol di Euro 2024.
Keunggulan utama Yamal terletak pada kemampuan menggiring bola, kreativitas tinggi, kecerdasan membaca ruang, serta keberanian melakukan duel satu lawan satu. Kombinasi kualitas tersebut membuatnya kerap menjadi pembeda dalam laga-laga besar.
Di usia yang masih sangat muda, Yamal kini telah menjelma menjadi salah satu wajah baru sepak bola dunia dan diproyeksikan menjadi pemimpin generasi emas berikutnya bagi La Roja.
Insight Mendalam: Spanyol Kini Lebih Mematikan dari Era Tiki-Taka
Kemenangan atas Belgia menunjukkan bahwa Spanyol telah berevolusi menjadi tim yang lebih komplet dibandingkan era sebelumnya.
Jika dahulu La Roja dikenal karena dominasi penguasaan bola melalui tiki-taka, kini mereka memadukan kontrol permainan dengan pressing agresif, transisi cepat, dan efektivitas yang lebih tinggi di area sepertiga akhir lapangan.
Keberadaan pemain muda seperti Lamine Yamal dan Pau Cubarsí memberi dimensi baru dalam permainan Spanyol. Mereka tidak hanya mengandalkan sirkulasi bola, tetapi juga memiliki kemampuan menciptakan momen-momen krusial yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
Dengan kombinasi pengalaman pemain senior seperti Fabián Ruiz dan Mikel Merino serta ledakan talenta generasi baru, La Roja kini terlihat sebagai salah satu tim paling seimbang di Piala Dunia 2026.
Jika mampu mempertahankan performa seperti saat menghadapi Belgia, peluang Spanyol untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010 terbuka sangat lebar.
(berbagaisumber/hm27)
BERITA TERPOPULER






BERITA TERPOPULER



















