Saturday, September 26, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Anjing Penyerang Sembilan Warga Sinaksak Mati, Vaksinasi Massal Disiapkan

Mistar.idJumat, 25 September 2026 pukul 14.08 WIB
anjing_penyerang_sembilan_warga_sinaksak_mati_vaksinasi_massal_disiapkan_

BPBD Simalungun saat mengevakuasi anjing yang menyerang warga di Kecamatan Tapian Dolok.(foto: BPBD Simalungun/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID (25/9/2026) - Anjing peliharaan yang sebelumnya menyerang sembilan warga di Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, akhirnya mati sebelum masa observasi 14 hari selesai.

Kabar kematian anjing tersebut diterima Dinas Pertanian Simalungun dari pihak kelurahan pada 15 September 2026. Kondisi itu membuat petugas kini melakukan pendataan terhadap hewan peliharaan di sekitar lokasi untuk persiapan vaksinasi.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Simalungun, Resna Siboro, mengatakan informasi kematian anjing diperoleh dari lurah dan gamot setempat.

"Informasi dari lurah sama gamot, anjing sudah mati. Disampaikan tanggal 15 September," kata Resna, Jumat (25/9/2026).

Sebelumnya, anjing tersebut diamankan dan diobservasi selama 14 hari setelah menyerang sembilan warga. Namun, hewan itu mati sebelum masa observasi berakhir.

Resna mengatakan pihak kelurahan bersama gamot saat ini masih melakukan pendataan terhadap anjing maupun hewan peliharaan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Jadi ini lagi didata lurah sama gamot anjing di sana. Biar kami turun vaksinasi massal," ujarnya.

Vaksinasi tersebut disiapkan sebagai langkah pencegahan, terutama terhadap hewan penular rabies yang berada di lingkungan sekitar lokasi kejadian.

Kondisi ini dinilai perlu segera ditindaklanjuti karena serangan hewan yang berpotensi membawa rabies dapat menimbulkan risiko serius ataupun Kejadian Luar Biasa (KLB) apabila tidak ditangani dengan cepat.

Dinas Pertanian Simalungun pun mendorong pemerintah kelurahan dan masyarakat untuk segera melaporkan keberadaan hewan yang menunjukkan perubahan perilaku, terlebih setelah terjadi kasus gigitan di wilayah tersebut.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN