Akses Masuk BNI Pematangsiantar Diblokir Pendemo, Kapolres Turun Tangan

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, berbicara kepada pendemo dan mengimbau agar berunjuk rasa dengan tertib, Senin (3/8/2026). (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID – Belasan nasabah yang menjadi korban Koperasi Swadarma BNI Pematangsiantar memblokir akses masuk ke Kantor BNI Pematangsiantar, Senin (3/8/2026). Warga sudah berunjuk rasa sejak pukul 10.00 WIB
Akibat aksi ini, ruas jalan di depan Kantor BNI macet dan aktivitas nasabah lainnya terganggu. Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, akhirnya turun langsung ke lokasi untuk menenangkan massa.
AKBP Sah Udur memastikan tetap menghormati hak setiap warga untuk menyampaikan aspirasi. Tapi, ia meminta warga yang berunjuk rasa tetap tertib dan tidak merugikan orang lain yang ingin bertransaksi.
“Silakan demo di luar gedung, itu hak kalian. Tapi, kalau sudah menghalangi orang lain yang mau masuk bank, maaf, kami harus tegas,” ujarnya.
Dilanjutkannya, “ada yang dari jauh. Misalnya dari Tiga Dolok, sudah menunggu di depan bank, tapi nggak bisa masuk. Bapak Ibu, tolong, mari saling menghormati. Kita boleh perjuangkan hak kita, tapi jangan merampas hak orang lain.”
Soal tuntutan agar bisa bertemu langsung dengan Pimpinan Cabang BNI, Kapolres memastikan pihaknya siap memediasi.
“Kami lagi koordinasi, apakah pimpinan BNI ada di tempat dan siap menerima. Kami nggak bisa maksa, beliau juga ada agenda. Kalau memang bisa, silakan beberapa perwakilan masuk. Duduk baik-baik,” tuturnya.[]






















