Nimrods Tayang di Indonesia 19 Agustus, Kisah Road Trip yang Terinspirasi Green Day

Ilustrasi, Nimrods Tayang di Indonesia 19 Agustus, Kisah Road Trip yang Terinspirasi Green Day. (foto:imdb/mistar)
Lee Kirk di Balik Cerita Nimrods
Lee Kirk menjadi penulis sekaligus sutradara Nimrods. Ia sebelumnya bekerja bersama Billie Joe Armstrong dalam film Ordinary World (2016), yang juga berkaitan dengan kehidupan seorang musisi punk-rock.
Keterlibatan Kirk membantu menjelaskan mengapa Nimrods memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan pengalaman dan kultur Green Day ketimbang sekadar menggunakan nama band tersebut sebagai latar cerita.
Green Day juga terlibat langsung dalam proyek ini. Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, dan Tré Cool tercatat sebagai produser film bersama Tim Perell dari Process.
Mason Thames Jadi Tommy, Remaja yang Terlalu Percaya Mimpi
Mason Thames memerankan Tommy, karakter utama sekaligus sosok yang menggerakkan seluruh perjalanan.
Tommy digambarkan sebagai remaja yang naif, impulsif, optimistis, dan sangat percaya pada mimpinya. Ketika orang lain mungkin melihat undangan tampil bersama Green Day sebagai sesuatu yang mencurigakan, Tommy justru melihatnya sebagai kesempatan yang tidak boleh dilewatkan.
Karakter inilah yang menjadi sumber utama konflik sekaligus humor film.
Tommy bukan musisi sukses yang sedang mencari jalan kembali ke puncak. Ia adalah anak muda yang masih berada pada tahap ketika sebuah kesempatan tampil di depan band idolanya terasa seperti peluang untuk mengubah seluruh hidup.
Di situlah Nimrods menemukan sisi coming-of-age-nya: perjalanan menuju Los Angeles bukan hanya soal mengejar konser, tetapi juga tentang persahabatan, cinta pertama, keberanian mengambil risiko, dan proses memahami bahwa tumbuh dewasa tidak selalu berjalan sesuai rencana.
PREVIOUS ARTICLE
Marvel Umumkan Cast X-Men, Tayang di Bioskop 2028





















