Sunday, August 16, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Siapkan 10.000 Hektare, PTPN III Bidik Ubi Kayu Jadi Bahan Baku Bioetanol

Mistar.idMinggu, 16 Agustus 2026 pukul 20.25 WIB
siapkan_10000_hektare_ptpn_iii_bidik_ubi_kayu_jadi_bahan_baku_bioetanol

Dirut PTPN III, Denaldy Mulino Mauna. (foto: kontan)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau PTPN III mulai mengembangkan ubi kayu sebagai salah satu komoditas untuk mendukung produksi bioetanol. Holding perkebunan negara itu menargetkan pengembangan lahan ubi kayu hingga 10.000 hektare di Provinsi Lampung.

Pada tahap awal, PTPN III melalui anak usahanya, PTPN I, menggandeng 11 mitra strategis untuk rencana penanaman ubi kayu di lahan seluas 7.313 hektare.

Mitra tersebut terdiri dari perusahaan swasta, badan usaha milik daerah (BUMD), badan usaha milik desa (BUMDes), koperasi, serta yayasan.

Direktur Utama PTPN III Denaldy Mulino Mauna mengatakan, pengembangan ubi kayu dilakukan dengan membangun rantai nilai secara terintegrasi, mulai dari budidaya hingga industri pengolahan.

"Kami membangun rantai nilai yang utuh, mulai dari hulu hingga hilir. Di sisi on farm, kami fokus pada optimalisasi lahan, penerapan teknologi budidaya, dan pengembangan varietas unggul berdaya hasil tinggi," kata Denaldy dalam keterangan tertulis, dilansir Kontan, Minggu (16/8/2026).

Di sektor hilir, ubi kayu tidak hanya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan dan industri, tetapi juga diarahkan menjadi bahan baku bioetanol sebagai energi alternatif.

"Dengan demikian, ubi kayu memberikan kontribusi ganda, yaitu untuk ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional, sekaligus meningkatkan pendapatan petani," ujarnya.

Pengembangan tersebut turut melibatkan pemerintah daerah, BUMDes, koperasi, BUMD, serta masyarakat. Kemitraan ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah.

Sementara itu, Direktur Pemasaran & Aset Manajemen PTPN I Arif Budiman mengatakan, program akan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari penyiapan lahan, penguatan kemitraan dan budidaya hingga integrasi dengan industri hilir.

"Kami optimistis kolaborasi yang dipimpin oleh Holding ini akan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha lokal," kata Arif.

PTPN Group selanjutnya akan memperkuat pengembangan ubi kayu melalui riset dan inovasi teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan industri hilir.

Sisa lahan dari target 10.000 hektare akan dikembangkan secara bertahap menyesuaikan perluasan kemitraan dan kesiapan lahan. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN