Monday, July 20, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Jelang Nataru, Ketersediaan LPG 3 Kilogram di Kabupaten Toba Aman

Mistar.idRabu, 10 Desember 2025 pukul 12.44 WIB
jelang_nataru_ketersediaan_lpg_3_kilogram_di_kabupaten_toba_aman

Ilustrasi. (Foto: Antara Foto)

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Jelang Natal 25-26 Desember dan Tahun Baru 2026 (Nataru), distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram masih stabil dan aman di Kabuapten Toba, mulai dari tingkat pangkalan, pengecer, hingga rumah tangga.

Pantauan wartawan Mistar, harga eceran dari pengecer kepada rumah tangga mencapai Rp20.000 tergantung lokasi penjualan, sementara pangkalan menjual dengan harga Rp18.000 kepada konsumen rumah tangga.

Warga Laguboti, Kabupaten Toba, J. Pasaribu mengatakan ketersediaan LPG 3 kilogram masih aman dan selalu melayani pembeli tanpa kekurangan. Terlebih di Kecamatan Laguboti terdapat lima pangkalan yang saling berdekatan.

“Lima pangkalan tersebut kecil kemungkinan tidak mampu melayani masyarakat di Kecamatan Laguboti. Seperti pengalaman Nataru tahun lalu, meskipun jumlah pemakai bertambah, pangkalan masih mampu melayani,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Pengecer di Kecamatan Porsea, P. Sihite, mengakui dirinya menjual kepada konsumen rumah tangga seharga Rp20.000 sebab ia membeli dari pangkalan seharga Rp18.000 dan memperoleh keuntungan sebesar Rp2.000 per tabung.

“Keuntungan Rp2.000 itu sudah termasuk biaya transport membeli dari pangkalan. Jadi wajar saya mengambil keuntungan karena jarak tempuh ke pangkalan cukup jauh,” ucapnya.

Sementara itu, seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Porsea, Yenti Silaban, mengatakan harga Rp20.000 yang dijual pengecer masih wajar karena untuk mendapatkan LPG dari pangkalan membutuhkan waktu dan biaya. Namun jika harga di atas itu, menurutnya, sudah tidak wajar lagi.

“Harga tersebut masih di ambang batas menurut saya dan masih terjangkau. Daripada terjadi kelangkaan, berapapun akan terpaksa dibeli, seperti kelangkaan Bahan Bakar Minyak yang harganya saat ini melambung di tingkat pengecer,” tutur Yenti. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN