IHSG Dibuka Menguat, Ditopang Sentimen Positif Bursa Global

Ilustrasi. (Foto: Antara Foto/Muhammad Adimaja)
Jakarta, MISTAR.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (31/7/2026), mengikuti penguatan mayoritas bursa saham Asia dan Wall Street.
IHSG naik 33,26 poin atau 0,54 persen ke level 6.219,62. Sementara itu, Indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut menguat 2,54 poin atau 0,41 persen ke posisi 621,40.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata mengatakan, selama IHSG mampu bertahan di atas level 6.160, indeks berpeluang melanjutkan penguatan menuju 6.244. Jika berhasil menembus level tersebut, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan ke kisaran 6.268 hingga 6.315.
Sebaliknya, jika IHSG kembali turun di bawah 6.160, indeks berisiko menguji level 6.130 hingga area support berikutnya di kisaran 6.080-6.030.
Dari sentimen global, bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50-3,75 persen untuk kelima kalinya secara berturut-turut. Di sisi lain, inflasi inti PCE AS pada Juni 2026 hanya naik 0,1 persen secara bulanan, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 0,2 persen, sehingga memperkuat harapan bahwa tekanan inflasi mulai mereda.
Meski demikian, perlambatan ekonomi AS masih menjadi perhatian setelah produk domestik bruto (PDB) kuartal II-2026 hanya tumbuh 1,5 persen, lebih rendah dari proyeksi 2,1 persen.
Pelaku pasar juga masih mencermati ketegangan geopolitik di Timur Tengah akibat berlanjutnya konflik AS-Iran yang berpotensi mengganggu pasokan energi global dan meningkatkan volatilitas pasar.
Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari komitmen Uni Eropa melalui inisiatif Global Gateway untuk mendukung pengembangan transportasi berkelanjutan di Indonesia, termasuk pendanaan proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) senilai 236 juta euro.
Sementara itu, Mahkamah Konstitusi memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak lagi dapat menggunakan anggaran pendidikan paling lambat pada APBN 2028, meski program tersebut tetap dapat dibiayai melalui pos anggaran negara lainnya.
Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (30/7/2026), mayoritas bursa Eropa dan Wall Street ditutup menguat. Indeks S&P 500 naik 1,66 persen, Nasdaq Composite melonjak 3,36 persen, dan Dow Jones Industrial Average menguat 1,19 persen. Di kawasan Asia pada Jumat pagi, mayoritas indeks saham juga bergerak di zona hijau, memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Bulog Wajibkan Mitra Penggilingan Padi Tersertifikasi Mulai 2027



















