Harga Semen di Porsea Naik Rp20.000 per Sak

Sejumlah stok semen yang dijual Panglong Gunung Mas. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID - Harga semen di toko bahan bangunan (panglong) di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, mengalami kenaikan hingga Rp20.000 per sak.
Seperti disampaikan salah satu pemilik panglong di Kecamatan Porsea, Gunung Mas, hampir seluruh bahan bangunan mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi.
"Sebelum naik harga semen 50 kilogram seharga Rp60.000 hingga Rp65.000, saat ini seharga Rp80.000 hingga Rp85.000 per zak. Naik hingga Rp20.000 per sak," ujar pemilik panglong, N. Napitupulu, Jumat (31/7/2026).
Lanjutnya, selain mahal, semen juga sulit didapatkan. "Kita pesan dari distributor belum tentu datang dalam sepuluh hari. Seperti saat ini, pemesanan semen yang saya lakukan hingga saat ini belum juga datang, padahal stok semen tinggal 200 sak saja," ujarnya.
"Padahal saat ini lagi musim pembangunan proyek dari pemerintah. Meskipun sebenarnya saya tidak melayani pemesanan dari pemborong, tetapi sesama pemilik panglong bisa saja datang ke kita untuk menambah stoknya. Seperti tadi salah satu teman pemilik panglong datang menanyakan semen sebab seluruh panglong di Porsea kekurangan stok semen," ucapnya.
Menurutnya, apabila kondisi mahal dan langkanya bahan bangunan terjadi dalam waktu yang cukup lama, hal itu akan berdampak pada anjloknya perputaran ekonomi di masyarakat, khususnya bagi pengusaha toko bangunan. Untuk itu, pemerintah harus mencari solusi.
"Barang langka sehingga berdampak mahal, tentu akan menyebabkan sepinya pembeli. Sementara kami harus membayar pajak. Dari mana caranya membayar pajak kalau dagangan saja tidak laku? Sebaiknya stop bayar pajak agar pemerintah mengetahui keresahan dan kesusahan masyarakat mencari nafkah," tuturnya. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
IHSG Dibuka Menguat, Ditopang Sentimen Positif Bursa Global


















