Saturday, August 8, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Cabai Rawit Hijau Tembus Rp70.000 di Pasar Porsea

Mistar.idSabtu, 8 Agustus 2026 pukul 15.19 WIB
harga_cabai_rawit_hijau_tembus_rp70000_di_pasar_porsea

Pedagang di pasar tradisional Kecamatan Porsea. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID - Harga cabai rawit hijau di pasar tradisional Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, dalam sebulan terakhir mengalami kenaikan hingga Rp70.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang di pasar tradisional Kecamatan Porsea, Nobel Simatupang, mengatakan harga cabai rawit terus naik. Sementara itu, harga cabai merah keriting fluktuatif.

"Harga cabai rawit hijau di awal Juli 2026 berada di angka Rp50.000, lalu pertengahan Juli naik menjadi Rp60.000. Kemudian, dalam sepekan terakhir memasuki Agustus 2026, naik lagi menjadi Rp70.000 per kilogram. Sementara untuk cabai merah keriting, sepekan lalu seharga Rp60.000 dan hari ini menjadi Rp50.000 per kilogram," ujar Nobel, Sabtu (8/8/2026).

Menurut dia, naik turunnya harga cabai bagi pedagang di Kecamatan Porsea selalu beranjak dari harga pasok dari tengkulak (toke) kepada pedagang. Demikian juga petani selalu membanderol harga kepada pedagang dengan menyesuaikan harga dari toke.

"Kendati memang harga yang didapat dari petani sedikit lebih murah dari toke, itu pun harga murah yang didapat dari petani sekali dalam sepekan dan itu tidak cukup untuk stok selama sepekan. Selebihnya, harga yang didapat kami pedagang dari toke dengan harga lebih tinggi," ucapnya.

Nobel menduga naiknya komoditas pertanian, khususnya cabai, ada kaitannya dengan beroperasinya dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), di mana pengelola langsung membeli dari tengkulak sehingga berdampak pada kenaikan harga jual kepada pedagang.

"Saya berasumsi, toke menaikkan harga karena selalu mendapat orderan dari dapur MBG, sebab tidak sekalipun pihak pengelola dari MBG berbelanja dari pasar tradisional, terlebih membeli dagangan saya," tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN