Thursday, August 13, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Sekolah Nasional Terintegrasi Tak Lagi di Setiap Kecamatan

Mistar.idRabu, 12 Agustus 2026 pukul 08.39 WIB
sekolah_nasional_terintegrasi_tak_lagi_di_setiap_kecamatan

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dimulai pada Senin (10/8/2026) di SNT 7 Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dokumentasi Kemendikdasmen)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Presiden Prabowo Subianto mengubah arahan terkait pelaksanaan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). SNT yang sebelumnya diarahkan tersedia di setiap kecamatan, kini ditargetkan hanya satu sekolah di setiap kabupaten atau kota.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan perubahan arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pelaksanaan program SNT.

“Kalau untuk pelaksanaan SNT ini, oleh Bapak Presiden, arahnya tidak lagi per kecamatan. Tetapi cakupannya per kabupaten atau kota satu saja,” kata Mu'ti di SNT 7 Bogor, Jawa Barat, Senin (10/8/2026), seperti dilansir dari Kompas.com.

Menurut Mu'ti, SNT nantinya hanya diperuntukkan bagi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Berbeda dengan Sekolah Unggul Garuda maupun Sekolah Rakyat, SNT tidak dirancang sebagai sekolah berasrama.

Keberadaan satu SNT di setiap kabupaten atau kota diharapkan dapat menjadi sekolah unggulan sekaligus acuan bagi sekolah lain di daerah tersebut.

“Setiap satu daerah atau kota, ada sekolah yang unggul. Dan itu adalah arah Bapak Presiden,” ujar Mu'ti.

Sebelumnya, Mu'ti mengatakan SNT akan menjadi katalisator bagi sekolah-sekolah lain di sekitar lokasi. Sebanyak 17 SNT direncanakan mulai memberikan layanan pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027.

“Sebanyak 17 lokasi direncanakan mulai memberikan layanan pada 2026/2027,” kata Mu'ti di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Untuk tahap awal, siswa di 17 SNT tersebut akan menempati sementara Unit Pelayanan Terpadu (UPT) milik Kemendikdasmen.

Selain itu, Kemendikdasmen berencana membangun SNT baru di 20 kabupaten atau kota sepanjang 2026. Sekolah-sekolah tersebut ditargetkan mulai menerima siswa baru pada 2027.

Dengan demikian, total SNT yang dibangun pada 2026 mencapai 37 sekolah, terdiri dari 17 lokasi yang mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 dan 20 sekolah baru yang dipersiapkan untuk penerimaan siswa pada 2027.

Berikut 17 SNT yang beroperasi mulai tahun ajaran 2026/2027:

1. Kabupaten Bogor

2. Kabupaten Cianjur

3. Kabupaten Gowa

4. Kabupaten Bone Bolango

5. Kota Tidore Kepulauan

6. Ibu Kota Nusantara

7. Kabupaten Banyumas

8. Kabupaten Jepara

9. Kota Subulussalam

10. Kota Tarakan

11. Kabupaten Donggala

12. Kabupaten Bolaang Mongondow

13. Kabupaten Minahasa Utara

14. Kabupaten Kupang

15. Kabupaten Button Tengah

16. Kabupaten Tebo

17. Kabupaten Tanjung Jabung Timur



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN