FBS Unimed Gandeng KJRI Penang, Perkuat Promosi Budaya Indonesia di Malaysia

Foto bersama pada kolaborasi Unimed dengan KJRI Penang. (foto: Unimed/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan (Unimed) memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Implementation Arrangement (IA) bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Malaysia yang ditandatangani Kepala Kanselerai KJRI Penang, Safaat Ghofur.
Hal ini dilakukan guna mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas sekaligus memperkuat promosi budaya Indonesia di luar negeri.
Program ini juga difokuskan pada penguatan bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pelestarian budaya yang melibatkan diaspora Indonesia, mahasiswa dan masyarakat Malaysia.
Kolaborasi ini turut melibatkan delapan ketua program studi di lingkungan FBS Unimed, untuk membangun kemitraan lintas bidang secara komprehensif. Delegasi yang hadir yakni ketua prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Dr. Elly Prihasti Wuriyani, ketua prodi Sastra Indonesia Dr. Hera Chairunisa, ketua prodi Pendidikan Bahasa Inggris Yeni Erlita, ketua prodi Sastra Inggris Juli Rachmadani Hasibuan, ketua prodi Pendidikan Bahasa Prancis Dr. Rabiah Adawi.
Kemudian ketua prodi Magister Linguistik Terapan Bahasa Inggris Winda Setiasari, ketua prodi Magister Pendidikan Bahasa Prancis Dr. Junita Friska, dan ketua prodi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Dr. Safinatul Hasanah Harahap.
Salah satu perwakilan yang hadir, Elly menyebutkan beberapa rangkaian kegiatan yaitu pengenalan budaya Indonesia, pemutaran film, diskusi interaktif, dan berbagai pelatihan edukatif.
“Program-program ini untuk memperkuat apresiasi budaya di tengah masyarakat internasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).
Ia menambahkan melalui keahlian bahasa, sastra dan pendidikan yang beragam, keterlibatan lintas prodi dapat memperkuat diplomasi budaya Indonesia melalui pendekatan akademik. Bahasa, sastra dan media seni lainnya dioptimalkan sebagai sarana mempererat hubungan antara masyarakat Indonesia dan Malaysia.
“Kami berharap kolaborasi ini bisa dikembangkan secara berkelanjutan di bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, penelitian juga promosi budaya Indonesia,” tuturnya.
























