Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SUMUT

Warga Samosir Keluhkan Kelangkaan BBM di SPBU

Mistar.idSenin, 20 Juli 2026 pukul 18.44 WIB
warga_samosir_keluhkan_kelangkaan_bbm_di_spbu

Situasi antrean kendaraan di seputaran SPBU Pangururan, Samosir. (Foto: Pangihutan/Mistar)

news_banner

Samosir, MISTAR.ID - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Samosir memasang plang bertuliskan "BBM Dalam Pengiriman", Senin (20/7/2026). Pemberitahuan itu dipasang lantaran stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU kosong dan masih menunggu pasokan dari PT Pertamina Patra Niaga.

Pantauan Mistar, di SPBU Nomor 14.223.328 PT Karunia Putri Sejati, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, menunjukkan plang tersebut dipasang di area pengisian BBM sebagai pemberitahuan kepada masyarakat. Akibat keterlambatan distribusi, pelayanan pengisian BBM untuk sementara tidak dapat dilakukan.

Kondisi itu membuat antrean kendaraan terjadi di sekitar SPBU. Sejumlah pengendara memilih menunggu kedatangan mobil tangki pengangkut BBM, sementara sebagian lainnya berupaya mencari SPBU lain yang masih memiliki stok.

Salah seorang pengemudi, Hokkop, mengaku telah mengantre selama hampir tiga jam untuk mendapatkan BBM. Menurutnya, kelangkaan BBM sudah dirasakan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

"Hampir tiga jam saya mengantre di sini. Sudah hampir seminggu ini BBM langka di Samosir, sehingga kami kesulitan mendapatkan bahan bakar," ujar Hokkop.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Samosir, Dermawan Sinaga, mengatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga dan pengelola SPBU guna memastikan pasokan BBM segera tiba di Kabupaten Samosir.

"Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Pertamina. Informasi yang kami terima, pasokan BBM saat ini sedang dalam proses pengiriman menuju SPBU di Kabupaten Samosir," kata Dermawan.

Ia menjelaskan keterlambatan distribusi bersifat sementara dan bukan disebabkan terhentinya pasokan BBM ke wilayah Samosir.

"Distribusi tetap berjalan. SPBU memasang plang 'BBM Dalam Pengiriman' sebagai bentuk informasi kepada masyarakat bahwa pasokan sedang dalam perjalanan," ujarnya.

Dermawan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying), karena pasokan dipastikan akan kembali normal setelah mobil tangki tiba di masing-masing SPBU.

"Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Dengan begitu, distribusi dapat berjalan lebih tertib dan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi," ucapnya.

Menurut Dermawan, Pemkab Samosir terus melakukan pemantauan terhadap kondisi distribusi BBM di lapangan bersama Pertamina dan pengelola SPBU agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera kembali normal.

"Kami terus memonitor perkembangan distribusi bekerja sama dengan Polres Samosir. Begitu pasokan tiba, pelayanan di SPBU akan kembali dibuka seperti biasa sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu," katanya.

Ia menambahkan koordinasi dengan Pertamina akan terus dilakukan untuk mengantisipasi keterlambatan distribusi agar tidak berlarut-larut.

"Kami berharap proses pengiriman berjalan lancar. Pemerintah daerah bersama Pertamina terus berupaya menjaga ketersediaan BBM sehingga kebutuhan masyarakat di Kabupaten Samosir tetap terpenuhi," tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN