Monday, August 3, 2026
home_banner_first
SUMUT

Wabup Asahan Ikut Panen 10 Hektar Jagung yang Dikelola Warga Binaan Lapas

Mistar.idKamis, 18 Juni 2026 pukul 06.00 WIB
wabup_asahan_ikut_panen_10_hektar_jagung_yang_dikelola_warga_binaan_lapas_

Wabup Asahan ikut panen jagung di area seluas 10 hektar yang dikelola warga binaan. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Wakil Bupati (Wabup) Asahan Rianto turut mengikuti panen raya jagung yang digelar di lahan eks HGU PT BSP Air Joman, Rabu (17/6/2026). Panen tersebut menjadi bukti keberhasilan program pembinaan warga binaan yang dijalankan Lapas Kelas III Labuhan Ruku melalui sektor pertanian.

Rianto melihat langsung hasil pengelolaan lahan pertanian seluas 10 hektare yang selama ini dimanfaatkan untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Dari total lahan yang tersedia, sekitar 5,5 hektare ditanami jagung dan 2,5 hektare lainnya ditanami pisang.

Wakil Bupati Asahan Rianto mengaku mengapresiasi langkah yang dilakukan jajaran Lapas Labuhan Ruku dalam memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif.

Menurutnya, program tersebut memberikan dampak positif yang luas karena tidak hanya membantu mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang bernilai ekonomi.

"Ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang bisa menjadi bekal penting saat mereka kembali hidup bermasyarakat nanti," ujar Rianto.

Kepala Lapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, mengatakan program pertanian tersebut tidak hanya bertujuan menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan warga binaan.

Menurutnya, para warga binaan dilibatkan secara langsung dalam proses bercocok tanam mulai dari pengolahan lahan hingga masa panen. Melalui kegiatan itu, mereka memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja yang diharapkan dapat menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

"Kegiatan ini digelar dalam rangka memperkuat dan mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana asimilasi bagi warga binaan. Mereka dilatih agar bisa berbaur kembali ke masyarakat, sekaligus mempersiapkan kemandirian dan mengembangkan ilmu pertanian yang diperoleh selama proses pembinaan," ujar Hamdi.

Hamdi juga berharap pembangunan Lapas Minimum Security Asahan yang direncanakan berdiri di kawasan tersebut dapat segera direalisasikan untuk mendukung pengembangan program pembinaan yang lebih produktif.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN