Monday, August 24, 2026
home_banner_first
SUMUT

Unimed Terapkan Green Aquaculture Tenaga Surya di Samosir

Mistar.idSenin, 24 Agustus 2026 pukul 19.49 WIB
unimed_terapkan_green_aquaculture_tenaga_surya_di_samosir

Tim PKM Unimed yang memasang aerator tenaga surya di Samosir. (foto:dokumen Humas Unimed/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (24/8/2026) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Medan (Unimed) menerapkan konsep Green Aquaculture berbasis aerator tenaga surya sebagai solusi inovatif bagi pembudidaya ikan di Desa Gorat Pallombuan, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir.

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) tersebut menyasar kolam ikan milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gorat Pallombuan yang selama ini terkendala masalah suplai oksigen dan tingginya biaya operasional listrik.

Selama ini, pengelolaan budidaya ikan air tawar di desa tersebut kerap mengalami masalah penurunan kadar oksigen terlarut (dissolved oxygen), terutama pada malam hingga dini hari.

“Kondisi ini bisa memicu stres, menurunkan nafsu makan, memperlambat pertumbuhan, bahkan meningkatkan risiko kematian pada ikan,” kata Ketua Tim PKM Unimed, Arwadi Sinuraya, dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).

Arwadi juga didampingi sejumlah anggotanya, yakni Denny Haryanto Sinaga, Rudi Salman, dan Michael Fritz Immanuel Sibarani, serta menggandeng PUI-PT INNERWISE dan melibatkan mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektro yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Sistem Tenaga Listrik (Matriks).

Penggunaan aerator konvensional sebelumnya disebut terkendala oleh beban biaya listrik yang tinggi serta risiko pemadaman pada jam-jam rawan. Arwadi menyebutkan, dengan hadirnya sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang menggerakkan aerator, ketergantungan terhadap listrik PLN dapat ditekan.

“Pemanfaatan PLTS ini direncanakan dapat menghemat biaya energi sekitar 30 hingga 50 persen dan memastikan suplai oksigen tetap aman tanpa khawatir gangguan pemadaman listrik,” tuturnya.

Selain melakukan instalasi perangkat, Arwadi dan timnya juga memberikan pelatihan yang mencakup cara pengoperasian panel surya, aerator, serta pemeriksaan hingga pemeliharaan sistem secara berkala kepada pengelola BUMDes dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Gorat Pallombuan, Hutri Sinaga, berharap teknologi yang diberikan akademisi Unimed tersebut dapat mendukung pengembangan usaha budidaya ikan BUMDes dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Kami berharap program ini juga menjadi percontohan penerapan energi terbarukan di sektor perikanan yang bisa diterapkan di wilayah lainnya,” ucapnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN