Salah Cetak dan Dinilai Mahal, Baju Olahraga SMPN 1 Habinsaran Disorot, Begini Penjelasan Sekolah

Celana olahraga yang salah penulisan. (foto: Tangkapan layar medsos/Mistar)
Toba, MISTAR.ID - Pengadaan baju olahraga di UPTD SMP Negeri 1 Habinsaran, Kabupaten Toba, mendapat sorotan di media sosial.
Selain persoalan penulisan nama Habinsaran yang sebelumnya tidak lengkap pada celana olahraga, kualitas baju olahraga serta kesesuaian harga dengan kualitas kain juga menjadi bahan perbincangan.
Menanggapi sorotan tersebut, Kepala UPTD SMP Negeri 1 Habinsaran, Huber Pardede, mengatakan pihaknya telah mengembalikan baju olahraga kepada penyedia untuk diperbaiki.
Menurut Huber, kesalahan penulisan tersebut merupakan tanggung jawab penyedia dan kini telah diperbaiki.
“Untuk kekurangan tulisan yang semula tidak lengkap, dituliskan Habinsar, kini sudah berubah menjadi Habinsaran dan tidak ada masalah lagi,” ujar Huber, Jumat (18/9/2026).
Terkait harga, Huber menjelaskan, harga yang diberikan penyedia sebesar Rp340.000. Harga tersebut, kata dia, sudah termasuk sepasang baju olahraga, sepasang pakaian batik, serta sejumlah atribut berupa papan nama, bendera, dasi dan topi.
“Harga tersebut bukankah sudah terlalu murah, dan menurut saya, di mana ada dapat harga semurah itu. Memangnya berapa sesungguhnya harga yang layak diberikan penyedia?” katanya.
Ia melanjutkan, jika berbicara mengenai baju olahraga berkualitas, harga celana pendek saja menurutnya bisa mencapai Rp300.000.
“Apabila membahas baju olahraga, mana ada yang murah. Yang masuk ke sekolah ini sudah terbilang murah. Baju olahraga sudah disablon, demikian juga baju batiknya, sedangkan baju biasa saja harganya sudah Rp75.000 saat ini,” tuturnya.(*)









































