Puluhan Kelompok Tani di Toba Terima Bantuan Bibit Bawang Merah

Plt Kepala Dinas Pertanian Toba, Lena Pardede, menyerahkan bantuan bibit bawang merah kepada kelompok tani. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID
Guna meningkatkan produksi bawang merah di Kabupaten Toba, Dinas Pertanian setempat memberikan bantuan bibit bawang merah kepada 67 Kelompok Tani yang ada di Kabupaten Toba, Senin (17/11/2025).
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Toba, Lena Pardede, mengatakan bantuan yang diberikan kepada 67 kelompok tani di Toba sesuai dengan permohonan dari masing-masing kelompok sehingga dianggarkan melalui APBD Toba.
"Masing-masing kelompok tani mendapatkan bibit bawang tidak merata, ada yang seberat 100 kilogram hingga 150 kilogram sesuai lahan yang diajukan," ujar Lena.
Lena juga mengatakan jenis bibit bawang merah yang diberikan kepada kelompok tani adalah varietas Batu Ijo yang endemis, tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem, dan telah biasa dibudidayakan petani di Kabupaten Toba.
"Pemilihan benih ini karena persentase tingkat kegagalannya terbilang minim, sesuai survei yang dilakukan terhadap petani yang telah melakukan penanaman sebelumnya," ucapnya.
Plt Kadis Pertanian Toba mengingatkan kepada setiap kelompok tani penerima bantuan bibit bawang agar benar-benar melakukan penanaman setelah menerimanya dan mempertanggungjawabkannya. Untuk itu, pihaknya akan melakukan survei.
"Tidak dibenarkan kelompok tani menjual bibit bantuan yang kita berikan. Karena di dalam permohonan disebutkan untuk ditanam, bukan untuk dijual. Kita harapkan bantuan bibit ini akan meningkatkan kesejahteraan petani di Toba, khususnya petani bawang merah," ujar Lena.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Satahi Desa Patane 1, Kecamatan Porsea, Hengki Marganda Sirait, mengapresiasi bantuan yang diberikan Dinas Pertanian Kabupaten Toba. Ia mengatakan bantuan ini akan membuat anggota kelompoknya semakin aktif membudidayakan bawang merah.
"Anggota kelompok tani yang saya pimpin lambat laun akan menjadi petani bawang selain petani padi. Semoga ke depan tingkat kesejahteraan anggota kelompok semakin berkembang," ucap Hengki. (hm25)




















