Pemko Binjai Dirikan Dapur Umum, 706 KK Terdampak Banjir Terima Bantuan Logistik

Petugas BPBD menyalurkan bantuan logistik berupa makanan dan minuman kepada warga terdampak banjir di Kota Binjai. (Foto: BPBD Binjai/Mistar)
Binjai, MISTAR.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Binjai mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan dan air bersih warga terdampak banjir. Sejak Kamis (29/10/2026) pagi, bantuan berupa sarapan, makan siang, makan malam, dan air bersih mulai disalurkan kepada masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Binjai, Rudi Iskandar Baros, mengatakan warga yang sebelumnya sempat mengungsi kini telah kembali ke rumah masing-masing. Mereka bersama petugas mulai membersihkan rumah dari sisa material lumpur yang terbawa banjir.
“Untuk kebutuhan logistik makan dan minum, kami sudah menyediakan dan menyalurkannya kepada warga di rumah masing-masing,” ujarnya.
Menurut Rudi, penyaluran logistik menjadi langkah penting selama masa tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi, terutama mereka yang kesulitan beraktivitas setelah rumahnya terendam banjir.
“Pendistribusian makanan siap saji merupakan prioritas kami untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi setelah mengalami bencana banjir,” katanya.
Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi di kawasan hulu menyebabkan Sungai Mencirim dan Sungai Bingai meluap. Air kiriman dari kedua sungai tersebut merendam ratusan rumah warga yang berada di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) di Kecamatan Binjai Timur dan Kecamatan Binjai Kota.
Banjir yang terjadi pada Kamis dini hari itu berdampak pada tiga kelurahan, yakni Rambung Timur, Rambung Dalam, dan Setia.
Rudi mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 706 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.500 jiwa terdampak banjir tersebut.
Sebelum banjir melanda permukiman, petugas Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD yang bertugas di Pos Pemantauan Air Pantai Senyum telah mendeteksi peningkatan debit air.
Luapan Sungai Bingai mulai terpantau di Kota Binjai sekitar pukul 19.22 WIB, disusul Sungai Mencirim pada pukul 21.50 WIB.
“Kami sudah mengimbau seluruh warga yang tinggal di pinggir aliran sungai agar segera mengungsi. Namun, air datang sangat cepat sehingga sebagian warga mungkin tidak sempat menyelamatkan diri,” ujarnya.
Rudi menambahkan, BPBD langsung mengerahkan personel untuk membantu mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Petugas juga mendirikan tenda pengungsian di sekitar lokasi terdampak.
“Kami sudah mengerahkan seluruh personel malam itu juga untuk melaksanakan fungsi tanggap darurat dan membantu evakuasi warga yang terjebak banjir,” katanya.
Berdasarkan data sementara Pusdalops BPBD Kota Binjai, dampak banjir tersebar di tiga kelurahan dengan rincian sebagai berikut:
- Kelurahan Rambung Timur: Lingkungan I sebanyak 80 KK atau 200 jiwa dan Lingkungan IV sebanyak 125 KK atau 335 jiwa.
- Kelurahan Rambung Dalam: Lingkungan VII sebanyak 9 KK atau 37 jiwa.
- Kelurahan Setia: Lingkungan IV sebanyak 150 KK atau 600 jiwa, Lingkungan V sebanyak 244 KK atau 936 jiwa, serta Lingkungan VI sebanyak 98 KK atau 392 jiwa.
Rudi memastikan, hingga pendataan tersebut dilakukan, belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka-luka akibat banjir.
“Untuk sementara, tidak ada korban jiwa maupun laporan korban luka-luka akibat musibah banjir ini,” katanya.
PREVIOUS ARTICLE
Banjir Bandang Terjang Silinda Sergai, 21 Rumah Terdampak dan Sejumlah Jembatan Rusak










































