Thursday, October 29, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Pengemudi Mercedes-Benz Maut di Medan Diamankan, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Mistar.idKamis, 29 Oktober 2026 pukul 15.14 WIB
pengemudi_mercedesbenz_maut_di_medan_diamankan_polisi_selidiki_penyebab_kecelakaan

Mobil Mercedes-Benz GLC 300 berwarna putih yang terlibat kecelakaan di depan RS Haji Medan saat dievakuasi dari dalam drainase. (foto: Ari/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan mobil Mercedes-Benz GLC 300 yang menabrak lapak mi balap di Jalan Rumah Sakit, Medan Estate, Kabupaten Deli Serdang. Dalam insiden yang terjadi pada Rabu (28/10/2026) malam itu, satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo, mengatakan pengemudi Mercedes-Benz bernama Rudy Candra telah diamankan. Namun, yang bersangkutan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Royal Prima akibat luka-luka yang dialaminya.

“Untuk pengemudi Mercedes-Benz juga sudah kita amankan. Saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Royal Prima,” ujar Widodo, Kamis (29/10/2026).

Widodo mengatakan, polisi masih mendalami penyebab mobil tersebut tiba-tiba melaju kencang setelah melewati marka kejut.

“Ini masih kita dalami, mengapa mobil tersebut tiba-tiba melaju kencang setelah melewati marka kejut. Untuk pengemudi sudah kita amankan. Namun, yang bersangkutan masih mendapat perawatan,” katanya.

Menurut Widodo, kecelakaan bermula saat mobil Mercedes-Benz GLC 300 bernomor polisi BK 23 YH yang dikendarai Rudy Candra melintas dari Pos Security Kompleks Mutiara Residence menuju Rumah Sakit Umum Haji Medan.

Saat melintas di depan rumah sakit, mobil tersebut menabrak tiga pembeli mi balap yang berada di pinggir jalan, yakni Mawardi, Beltsazar Pande Situmorang, dan Ignatius Fernando Siahaan.

“Ketiga pembeli itu Mawardi, Beltsazar dan Ignatius Fernando,” tutur Widodo.

Mawardi meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, Beltsazar mengalami luka berat berupa patah tulang pada kaki kanan. Ignatius Fernando Siahaan juga mengalami luka berat.

Selain menabrak para pembeli, mobil tersebut menghantam lapak dagangan mi balap hingga membuat pasangan suami istri penjualnya, Sulaiman Lingga dan Hadijah Hanim Pane, terhempas. Keduanya mengalami memar dan lecet di beberapa bagian tubuh.

“Mobil itu menghujam terus sampai menabrak betor dan sepeda motor Vario yang terparkir di pinggir jalan. Lalu seluruhnya terdorong bersama mobil hingga masuk ke dalam parit,” kata Widodo.

Benturan tersebut juga menyebabkan betor milik Suparman mengalami kerusakan. Sementara itu, Rudy Candra mengalami luka pada mata kiri, tangan kiri, kedua kaki, serta luka robek pada telapak kaki kanan.

Widodo menegaskan, polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut. Adapun para korban yang mengalami luka masih menjalani perawatan.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan yang melibatkan Mercedes-Benz GLC 300 berwarna putih itu terjadi di depan Rumah Sakit Haji Medan, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu (28/10/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN