Hanya 15 dari 38 SPPG di Tapanuli Utara Miliki Sertifikat Higiene

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Sevenris CD Butarbutar, mengecek ke salah satu SPPG di Tapanuli Utara. (Foto: Istimewa/Mistar)
Tapanuli Utara, MISTAR.ID
Dari total 38 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara, hanya 15 yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sementara itu, sebanyak 30 SPPG saat ini beroperasi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Tapanuli Utara, Sevenris CD. Butarbutar, mengatakan SPPG yang belum memiliki sertifikat tersebut untuk sementara ditutup sesuai instruksi Badan Gizi Nasional.
“Saat ini jumlah titik SPPG di Kabupaten Tapanuli Utara ada 38. Yang beroperasi 30 dan yang sudah memiliki SLHS baru 15 SPPG. Sedangkan yang belum memiliki SLHS saat ini kita tutup sesuai surat perintah Badan Gizi Nasional,” ujar Butarbutar saat dihubungi Mistar, Senin (9/3/2026).
Sevenris menjelaskan, untuk memperoleh SLHS, pengelola SPPG harus terlebih dahulu mengajukan permohonan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) kepada Dinas Kesehatan.
Selanjutnya, petugas Dinas Kesehatan akan melakukan pemeriksaan melalui IKL, termasuk pengambilan sampel air serta makanan yang diolah atau dimasak. Sampel tersebut kemudian diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Medan.
Apabila seluruh tahapan telah dilalui dan dinyatakan memenuhi standar, maka Dinas Kesehatan atau DPMPTSP akan menerbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“SLHS merupakan bukti resmi bahwa suatu usaha kuliner seperti restoran, jasa boga, atau depot air minum telah memenuhi standar keamanan pangan,” jelasnya.
Adapun 15 SPPG di Tapanuli Utara yang telah memiliki SLHS:
- Pakpahan Moria (Yayasan Bisukma)
- Simorangkir Julu (Yayasan Kemala Bhayangkari)
- Lumban Siagian Jae
- Libusiregar 2 (Yayasan Bisukma)
- Silait Lait
- Silait Lait 2
- Pasar Siborongborong (Yayasan Asta Cita Harapan Bangsa)
- Paniaran (Yayasan Ekonomi Hijauan Mandiri)
- Sipahutar 1 (Yayasan Baginda Soaloon Hutabarat)
- Sipahutar 2 (Yayasan Marhala Lumban Marisi)
- Sipaholon Hutauruk
- Situmeng Hasundutan (Yayasan Pendidikan Supersmar Indonesia)
- Hutatoruan (Yayasan Amandari Sabungan Lumbantobing)
- Hutatoruan VII
- Patroli Toruan (Yayasan Bisukma)
SPPG yang belum memiliki SLHS:
- Lontung Jae
- Aek Tangga
- Mariban Aek
- Simatupang Muara
- Silalitoruan
- Banualuhu
- Nahornop Marsada
- Sibaganding
- Harianja Moria
- Pakpahan 1
- Lumbansormin
- Belakang Puskesmas
- Simorangkir Julu
- Sitabotabo
- Pariksabungan
- Paniaran 2
- Simangumban Julu
- Aek Nauli 4
- Siabalabal 2
- Amor
- Hutatoruan X
- Amandari 2


















