Tuesday, August 18, 2026
home_banner_first
SUMUT

Emak-emak Desa Silo Baru Adu Cepat Kupas Kerang Satu Tangan

Mistar.idSelasa, 18 Agustus 2026 pukul 20.28 WIB
emakemak_desa_silo_baru_adu_cepat_kupas_kerang_satu_tangan

Emak-emak Desa Silo Baru, Asahan, adu cepat kupas kerang dara dengan satu tangan. (Foto: Perdana/Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID - Perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Silo Baru, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, berlangsung meriah dengan perlombaan yang tak biasa.

Bukan balap karung atau makan kerupuk, kali ini emak-emak dari berbagai dusun justru ditantang mengupas kerang dara dengan satu tangan. Aksi para peserta pun sukses mengundang gelak tawa warga yang menyaksikan perlombaan tersebut, Selasa (18/8/2026).

Dalam perlombaan itu, para peserta harus membuka cangkang kerang dara secepat mungkin. Namun, tantangannya tidak berhenti di situ. Mereka hanya diperbolehkan menggunakan satu tangan, sementara tangan lainnya harus diletakkan di belakang tubuh.

Aturan tersebut membuat para peserta harus mencari cara agar dapat membuka kerang dengan cepat tanpa bantuan kedua tangan.

Sejumlah emak-emak tampak serius dan fokus menyelesaikan tantangan. Namun, tak sedikit pula yang kesulitan membuka cangkang kerang sehingga memicu tawa peserta lain dan warga yang berada di lokasi.

Kepala Desa Silo Baru, Ahmad Sofyan, mengatakan perlombaan kupas kerang tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Kerang dara dipilih karena merupakan salah satu hasil budi daya masyarakat di kawasan pesisir Desa Silo Baru,” kata Ahmad Sofyan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat serta mempererat kebersamaan antarwarga dalam suasana peringatan kemerdekaan RI. Meski persaingan berlangsung seru, suasana kekeluargaan tetap terasa. Peserta yang belum berhasil menjadi pemenang pun tidak pulang dengan tangan kosong.

“Menang kalah tetap ada hadiah. Cuma jenisnya beda. Hadiahnya mulai dari minyak goreng, gula, susu sampai teh. Panitia tetap memberikan hadiah berupa minyak goreng kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat mereka mengikuti perlombaan,” ujarnya.

Warga berharap perlombaan unik seperti ini dapat kembali digelar pada peringatan Hari Kemerdekaan RI di tahun-tahun mendatang.

“Seru. Walaupun sudah hampir setiap hari mengupas kerang, ini dengan tangan satu susah juga. Harapan kami bisa diadakan setiap tahun dan hadiahnya diperbanyak,” harap Siti Fatimah, warga yang mengikuti acara lomba.

Bagi emak-emak Desa Silo Baru, lomba kupas kerang bukan hanya soal siapa yang paling cepat. Keseruan, tawa, dan kebersamaan justru menjadi bagian paling berharga dari perayaan kemerdekaan tahun ini. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN