Friday, August 14, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bapenda Sumut Belum Pastikan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor 2026

Mistar.idJumat, 14 Agustus 2026 pukul 16.18 WIB
bapenda_sumut_belum_pastikan_pemutihan_pajak_kendaraan_bermotor_2026

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara Sutan Tolang Lubis. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (14/8/2026) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus mengimbau masyarakat untuk tetap rutin membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Bapenda Sumut pun belum dapat memastikan program pemutihan PKB akan dilakukan pada tahun 2026 ini.

Kepala Bapenda Sumut Sutan Tolang Lubis ketika ditanya kemungkinan dilakukannya program pemutihan di tahun ini, mengaku masih akan melihat kondisi ke depan.

"Ya terkait itu (pemutihan) ke depan tentu kita akan tetap melihat perkembangan-perkembangan. Dalam artian kita tetap mengimbau masyarakat untuk menjalankan pembayaran pajak kendaraan bermotornya," ujarnya kepada Mistar, Jumat (14/8/2026) sore.

Meski belum dapat menjamin pelaksanaan program yang biasa dilaksanakan di akhir tahun tersebut, Sutan mengatakan pihaknya tetap membuat program terbaik yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Kita tentu tetap memperhatikan dan memikirkan program-program terbaik bagi masyarakat untuk bisa dimanfaatkan dalam rangka pembayaran pajak kendaraan bermotor. Jadi ya (pemutihan) itu (dilaksanakan) kita akan lihat dulu perkembangan ke depan," tuturnya.

Seperti yang diketahui, Bapenda Sumut pada tahun 2026 ini telah membuat sebuah skema dan terobosan baru melalui program Gebyar Pajak. Program ini dirancang untuk mendorong masyarakat agar bisa rutin membayar pajak secara tepat waktu.

Program ini juga memiliki hadiah-hadiah menarik kepada para masyarakat pembayar pajak kendaraan yang beruntung. Nantinya, hadiah akan diundi setiap triwulannya.

Sutan pun mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Retribusi Daerah terus menunjukkan tren positif. Diketahui, target PAD dan Retribusi Daerah Sumut tahun 2026 sebesar Rp6.967.065.771.493. Sutan mengatakan data terbaru realisasinya sudah lebih dari 50 persen.

"Per 12 Agustus kemarin realisasi PAD kita sudah mendekati angka 52 persen (dari target) untuk PAD kita," kata Sutan. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN