Pengurus Yayasan USI Periode 2026–2031 Dilantik, Alumni Didorong Dukung Kemajuan Kampus

Pelantikan Pengurus dan Pengawas Yayasan USI Periode 2026-2031. (foto: dokumen Humas USI/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (29/10/2026) – Keberadaan alumni yang telah berkiprah di berbagai instansi menjadi salah satu hal yang disoroti dalam pelantikan pengurus Yayasan Universitas Simalungun (USI) periode 2026–2031.
Ketua Pembina Yayasan USI, Marsma (Purn.) Ir. Budi Raja Manggala Purba, berharap jaringan alumni yang tersebar di berbagai daerah dapat dijajaki untuk mendukung perkembangan kampus.
Hal itu disampaikannya saat pelantikan pengurus dan pengawas yayasan di Aula USI, Kamis (29/10/2026).
Budi menyebutkan, alumni USI telah bekerja di berbagai bidang, termasuk pemerintahan, legislatif, dan yudikatif. Menurutnya, kampus perlu mengetahui kiprah mereka dan melihat peluang yang bisa dikembangkan bersama.
"Ini perlu dijajaki, sehingga kita tahu yang mana sudah berhasil," ujarnya.
Kepada pengurus yang baru, Budi meminta agar pekerjaan dilakukan bersama-sama dengan rektorat, dekan, dan seluruh unsur kampus. Ia menilai komunikasi dan kerja sama diperlukan agar rencana yang disusun tidak berhenti sebatas gagasan.
"Kerja sama dan komunikasi yang baik adalah kunci. Mari kita saling mendukung untuk kebaikan masa depan, tidak mungkin dilaksanakan secara individu," katanya.
Rektor USI, Prof. Sarintan Efratani Damanik, menyambut kepengurusan baru tersebut sekaligus menyampaikan terima kasih kepada pengurus dan pengawas sebelumnya yang telah mengabdi selama empat tahun.
Ia berharap pengurus yang baru dapat menjalankan tugas dengan baik. Sarintan juga mengingatkan bahwa perguruan tinggi tidak cukup hanya mengejar capaian akademik, tetapi harus turut membentuk sikap dan karakter mahasiswa.
"Pendidikan bukan semata-mata hanya untuk gelar, tetapi pendidikan adalah bagaimana cara berbicara yang baik, berpakaian yang baik, dan berkarakter yang baik," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Fidelis Edy Suranta Sembiring, menyampaikan harapan agar pengurus dan pengawas yang baru dapat menjaga kekompakan serta mengutamakan kepentingan universitas.
"Agar senantiasa menjaga kekompakan, memelihara persatuan, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melahirkan gagasan dan keputusan terbaik bagi kemajuan lembaga," ucapnya.
Dalam pelantikan itu, Brigjen (Purn.) Waston Purba dipercaya sebagai Ketua Yayasan USI untuk periode 2026–2031. Ia didampingi Prof. Hamdani Harahap sebagai Wakil Ketua Bidang Akademik dan Sarmando Saragih sebagai Wakil Ketua Bidang Usaha. Posisi sekretaris dijabat Ober Saragih dan bendahara oleh Fitria M. Damanik.
Seusai pelantikan, Ketua Yayasan USI, Brigjen (Purn.) Waston Purba, mengajak seluruh jajaran pengurus dan pengawas yayasan untuk bekerja sama dengan ikhlas.
Ia menyadari kemajuan Universitas Simalungun sangat bergantung pada sinergi civitas academica Universitas Simalungun, termasuk para orang tua mahasiswa dan seluruh pemangku kepentingan.
"Mari bekerja sama dan berkolaborasi dengan penuh kekeluargaan," ucapnya.
Sementara itu, untuk jajaran pengawas, Jamara Ramhot Jaya Damanik ditetapkan sebagai ketua. Ia didampingi Binsar Panalom Sumbayak, Rohdian Purba, Sepriandison Saragih, dan St. Nedy Ivo Hamonangan Saragih sebagai anggota.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Panitia Parlin Dony Sipayung, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ephorus GKPS Pdt. John Christian Saragih, perwakilan LLDikti Wilayah I, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda. (hm27)












































