Pemko Pematangsiantar Salurkan Bantuan Bibit Cabai Merah untuk 29 Petani di Sumber Jaya

Petani di Pematangsiantar terima bantuan bibit cabai merah. (Foto : Istimewa/ mistar.id).
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Para petani di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, menerima bantuan bibit cabai merah dan sarana produksi pertanian yang disalurkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar.
Pemberian bantuan secara simbolis dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat produksi komoditas cabai merah di daerah tersebut.
Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk lahan seluas 2 hektare.
“Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan produksi cabai merah, menekan inflasi, serta meningkatkan pendapatan petani,” ujar Wesly, Selasa (25/11/2025).
Ia menyoroti tantangan curah hujan tinggi dan serangan hama yang kerap memengaruhi produksi cabai. Karena itu, ia menegaskan pentingnya penguatan sarana prasarana pertanian, pendampingan penyuluh, serta penerapan teknologi dalam sektor pertanian.
Selain itu, Wesly juga menekankan perlunya kolaborasi antara Pemko, Bank Indonesia, Bulog, BPS, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.
Pada tahun 2025, Pemko Pematangsiantar juga telah menyalurkan benih cabai unggul serta sarana produksi sebagai bagian dari program diversifikasi dan ketahanan pangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Legianto Pardamean Manurung, dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani cabai, mewujudkan swasembada pangan, serta mengendalikan inflasi yang sering dipicu oleh komoditas cabai merah.
Ia menyebutkan bahwa pihaknya melaksanakan Gerakan Cabai Merah di tiga kecamatan, yakni Siantar Martoba, Siantar Sitalasari, dan Siantar Utara sebagai upaya menekan inflasi daerah.
“Program ini merupakan hasil sinergi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar melalui TPID Kota Pematangsiantar,” ujar Pardamean.
Pemko mengalokasikan bantuan untuk lahan seluas 2 hektare yang diberikan kepada 29 petani melalui dana P-APBD TA 2025. Selain bibit cabai merah, petani juga menerima pupuk kompos, pupuk kohe, sekam bakar, dolomit, pupuk kimia, herbisida, fungisida, insektisida, hand sprayer, jaring net, plastik UV, tong plastik, dan gembor.





















