Tuesday, July 28, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Kucurkan Belasan Miliar untuk Infrastruktur Pertanian di Dolok Silou

Mistar.idSelasa, 28 Juli 2026 pukul 17.13 WIB
pemkab_simalungun_kucurkan_belasan_miliar_untuk_infrastruktur_pertanian_di_dolok_silou

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Dolok Silou. (foto:dokumen diskominfo/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID (28/7/2026) - Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelontorkan anggaran belasan miliar rupiah untuk membiayai sejumlah proyek pembangunan di Kecamatan Dolok Silou pada tahun anggaran 2026. Fokus pembangunan diarahkan pada perbaikan infrastruktur yang selama ini menjadi penopang aktivitas pertanian masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Dolok Silou, Selasa (28/7/2026). Dalam kunjungan itu, Anton didampingi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta Ketua TP PKK Darmawati Anton Achmad Saragih bersama jajaran pengurus.

Dolok Silou dikenal sebagai salah satu sentra pertanian di Simalungun dengan lahan yang subur. Namun, kondisi infrastruktur dinilai masih menjadi kendala, terutama akses jalan, jalan usaha tani, dan jaringan irigasi yang dibutuhkan petani untuk mengangkut hasil panen.

Karena itu, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk sejumlah proyek strategis. Di sektor jalan, rehabilitasi ruas Cingkes–Bawang hingga perbatasan Kabupaten Karo sepanjang 1.350 meter mendapat anggaran Rp4,5 miliar. Sementara itu, rekonstruksi jalan Siboro Purba-Sinumbah sepanjang 495 meter dianggarkan Rp350 juta.

Di bidang pertanian, Pemkab Simalungun juga mengalokasikan Rp2 miliar untuk rehabilitasi jaringan irigasi DI Saran Padang yang mengairi lahan seluas 125 hektare. Selain itu, Nagori Mariah Dolok menerima bantuan satu unit corn sheller mobile senilai Rp65,9 juta.

Pembangunan jalan usaha tani turut menjadi perhatian. Di Nagori Mariah Dolok akan dibangun jalan usaha tani sepanjang 145 meter dengan anggaran lebih dari Rp190,7 juta, sedangkan di Nagori Saran Padang sepanjang 350 meter dengan nilai lebih dari Rp460,2 juta.

Tak hanya itu, pembangunan juga menyasar fasilitas pelayanan publik. Pemerintah mengalokasikan Rp3,8 miliar untuk pembangunan Kantor Camat Dolok Silou, Rp200 juta untuk rehabilitasi gedung serbaguna atau loods, serta Rp1,2 miliar guna merevitalisasi Pasar Saran Padang.

Anton mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan secara bertahap sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

"Kami akan terus berupaya membangun infrastruktur pendukung guna meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat secara bertahap," katanya.

Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga kondusivitas selama proses pembangunan berlangsung agar seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai jadwal.

"Mari kita dukung pelaksana pekerjaan dengan sikap yang baik agar pembangunan ini selesai sesuai rencana. Mari bekerja sama dan bergotong royong demi kemajuan daerah kita," ujarnya.

Camat Dolok Silou Agustin Ginting menyebut alokasi pembangunan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat di wilayahnya.

"Ini kabar gembira sekaligus kebanggaan bagi kami. Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah memberikan perhatian nyata bagi pembangunan di wilayah kami," katanya.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat J. Paranginangin. Menurutnya, perbaikan ruas Cingkes–Bawang sangat dinantikan karena menjadi akses utama bagi delapan nagori sekaligus jalur penghubung menuju Kabupaten Karo.

"Jalan ini adalah satu-satunya sarana vital bagi kami petani untuk mengangkut hasil bumi ke pasar. Perhatian ini sangat berarti bagi kehidupan kami," ucapnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN