Pasar Bawah Serbalawan Langganan Banjir, Sungai dan Tanggul Mulai Dibenahi

Kepala BPBD Simalungun Budiman Silalahi saat melihat saluran air yang sering mengakibatkan banjir di Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. (Foto: Dok. BPBD/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID (5/9/2026) – Pemerintah Kabupaten Simalungun mulai membenahi persoalan banjir yang kerap terjadi di Pasar Bawah, Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.
Kepala BPBD Simalungun Budiman Silalahi turun meninjau sejumlah titik pada Jumat (4/9/2026). Dalam peninjauan tersebut, Budiman didampingi Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar.
Rombongan terlebih dahulu mendatangi Jembatan Bandar Selamat. Dari sana, mereka meninjau lokasi longsor di sekitar SD Muhammadiyah dan Masjid Taqwa di Nagori Bandar Selamat. Peninjauan kemudian dilanjutkan dengan menyusuri aliran Sungai Bah Sikkam hingga kawasan Pasar Bawah Serbalawan.
Di lapangan, pemerintah menemukan sejumlah persoalan yang diduga berkaitan dengan banjir. Beberapa bagian sungai mengalami penyempitan. Kondisi tanggul di sejumlah titik juga rusak, bahkan ada yang jebol.
Budiman mengatakan, tim perencana telah dibawa langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sungai dan menentukan penanganan yang diperlukan.
“Kita temukan beberapa lokasi yang mengalami penyempitan saluran air. Tim perencana sudah melihat langsung untuk menentukan solusi yang akan dilakukan,” katanya.
Menurutnya, salah satu langkah yang telah dilakukan Pemkab Simalungun adalah mengaktifkan kembali pintu air Bahbolon di Nagori Dolok Ilir I. Langkah tersebut diambil setelah banjir melanda kawasan Serbalawan beberapa waktu lalu.
Budiman menyebut, pembukaan pintu air mulai membantu memperlancar aliran air. Saat hujan deras kembali turun, air dinilai lebih mudah mengalir dibandingkan sebelumnya.
“Sejak pintu air dibuka, beberapa kali hujan deras, aliran air sudah jauh lebih lancar dan terkendali,” ujarnya.
Ke depan, pemerintah akan membahas normalisasi aliran sungai. Perbaikan dan penguatan tanggul yang rusak juga menjadi bagian dari penanganan banjir.
Selain kondisi sungai dan tanggul, sampah turut menjadi perhatian. Tumpukan sampah di sejumlah saluran dinilai dapat menghambat aliran air.
Budiman meminta masyarakat ikut menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan.
Sementara itu, warga yang terdampak banjir di Pasar Bawah Serbalawan juga menerima bantuan sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Simalungun pada hari yang sama.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung titik-titik yang perlu segera ditangani, terutama di sepanjang aliran Sungai Bah Sikkam yang selama ini menjadi salah satu kawasan rawan banjir.
































