Kapolres Simalungun Ingatkan 300 Siswa SMPN 1 Panei Jangan Ikut Tawuran

Kapolres Simalungun AKBP Hendri Nupia Dinka Barus saat bersama murid-murid dan guru SMPN 1 Panei, Kecamatan Panei, Simalungun. (Foto: Humas Polres/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID (26/10/2026) – Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus mengingatkan pelajar SMP Negeri 1 Panei agar tidak mudah terpancing ajakan berkelahi. Pesan itu disampaikannya saat bertemu sekitar 300 siswa dalam kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Senin (26/10/2026).
Kapolres Hendri meminta siswa berani menolak ajakan tawuran, termasuk jika diminta membawa senjata tajam. Persoalan antarteman, katanya, tidak perlu diselesaikan dengan kekerasan.
"Adik-adik, di hari Senin pagi ini, polisi tidak datang untuk menakut-nakuti. Kami datang untuk mendengar, menemani, dan menjaga masa depan kalian," ujarnya di hadapan para siswa.
Ia meminta pelajar tidak ragu bercerita kepada guru atau orang tua jika menghadapi masalah. Bhabinkamtibmas juga bisa dimintai bantuan untuk mencari jalan keluar.
AKBP Hendri turut menyinggung penggunaan media sosial yang kerap menjadi tempat beredarnya kabar bohong dan ajakan bermusuhan. Ia meminta siswa tidak ikut menyebarkan konten yang bisa memicu pertikaian antarsekolah.
Menurutnya, waktu di usia sekolah sebaiknya digunakan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan, bukan mencari masalah.
"Cara terbaik menjauhi perkelahian adalah mengisi hari-hari dengan hal yang berguna. Anak yang sibuk belajar dan berprestasi tidak akan punya waktu untuk berkelahi," katanya.
Selain soal tawuran, siswa diingatkan agar tidak berkonvoi atau kebut-kebutan saat pulang sekolah. Hendri juga menegaskan bahwa tindakan kekerasan dapat membawa pelakunya berhadapan dengan proses hukum.
Sebelum mendatangi sekolah, Hendri lebih dulu turun ke jalan mengatur lalu lintas di Simpang Polsek Panei Tongah, Jalan Pematangsiantar–Saribudolok, sekitar pukul 06.30 WIB.
Persimpangan itu ramai dilalui warga pada pagi hari, terutama saat jam berangkat kerja dan sekolah. Bersama personel kepolisian, ia mengatur kendaraan dari berbagai arah untuk mencegah kemacetan.
Di lokasi tersebut, Kapolres juga menegur kebiasaan mengangkut penumpang di atas kap mobil karena membahayakan keselamatan.
"Utamakan keselamatan daripada kecepatan. Jangan menaikkan penumpang di atas kap mobil karena risikonya sangat besar," ujarnya.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, pengaturan lalu lintas dan patroli dilakukan setiap hari di sejumlah titik rawan. Kepolisian juga melakukan penindakan terhadap kejahatan ekonomi dan kejahatan terorganisasi yang meresahkan warga.
Dalam kegiatan tersebut, Hendri didampingi Kapolsek Panei Tongah AKP Daniel Jani Damanik, Kasat Lantas AKP Friska Susana Suardi, dan Kasat Binmas AKP Dorlan Pasaribu.(hm02)













































