Friday, October 23, 2026
home_banner_first
SUMUT

Meski Sering Dirazia, Pelajar di Toba Tetap Bergelantungan di Angkot

Mistar.idJumat, 23 Oktober 2026 pukul 15.22 WIB
meski_sering_dirazia_pelajar_di_toba_tetap_bergelantungan_di_angkot

Pelajar di Toba yang mengeluarkan bagian tubuh di angkot. (Foto: Dok. Dishub Toba)

Toba, MISTAR.ID – Kebiasaan pelajar bergelantungan di angkutan kota (angkot) saat berangkat maupun pulang sekolah masih menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Toba.

Meski razia dan edukasi keselamatan berulang kali dilakukan Dishub Toba, sebagian pelajar tetap mengulangi tindakan berbahaya tersebut.

Kepala Dishub Kabupaten Toba, Dicky Tampubolon, mengatakan pihaknya rutin melakukan razia terhadap angkot dan penumpang.

Petugas juga memberikan edukasi kepada pelajar dan sopir agar mengutamakan keselamatan, termasuk tidak bergelantungan di pintu maupun mengeluarkan bagian tubuh dari kendaraan.

Menurut Dicky, razia yang dilakukan belum cukup untuk meningkatkan kesadaran pelajar.

"Saat razia, siswa memang mematuhi aturan. Tetapi, lewat dari tempat razia, mereka kembali bergelantungan. Sementara supir angkot juga tidak menegur, dan bisa jadi sopir hanya fokus menyetir, jadi tidak melihat penumpangnya," ucap Dicky, Jumat (23/10/2026).

Ia menilai, upaya mencegah kecelakaan tidak bisa hanya mengandalkan razia dari Dishub. Kesadaran pelajar menjaga keselamatan diri saat menggunakan angkot juga perlu dibangun melalui keterlibatan berbagai pihak.

Dicky meminta orang tua mengingatkan anak-anaknya sebelum berangkat sekolah agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan. Begitu juga guru di sekolah diharapkan turut memberikan pemahaman kepada pelajar.

Selain itu, sopir angkot bisa lebih memperhatikan perilaku penumpang dan berani menegur apabila ada pelajar yang bergelantungan, naik di atas kendaraan, atau mengeluarkan bagian tubuh dari angkot.

"Solusi yang paling tepat adalah adanya peran dari orang tua, guru, dan sopir," ujarnya.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN