Hasil Seleksi JPTP Pemko Pematangsiantar Masuk Tahap Verifikasi BKN

Sejumlah ASN Pemerintah Kota Pematangsiantar mengikuti seleksi terbuka Tahun 2026. (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar Tahun 2026 memasuki tahap penentuan. Setelah seluruh rangkaian uji kompetensi dan penilaian diselesaikan oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel), hasil seleksi kini berada di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat untuk proses verifikasi akhir.
Tahap verifikasi BKN menjadi penentu sebelum nama-nama peserta terbaik diumumkan secara resmi kepada publik. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Tim Pansel telah menyampaikan laporan hasil seleksi kepada Wali Kota Pematangsiantar pada 8 Mei 2026 lalu.
“Ya, Tim Pansel sudah melaporkan kepada Pak Wali pada tanggal 8 Mei 2026,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pematangsiantar, Timbul Simanjuntak, saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2026).
Diketahui, seleksi JPTP ini menjadi bagian penting dalam penyusunan formasi birokrasi strategis di lingkungan Pemko Pematangsiantar. Saat ini tercatat delapan aparatur sipil negara (ASN) yang lolos hingga tahapan akhir seleksi.
Namun, sesuai mekanisme seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi, nantinya hanya akan diumumkan tiga nama terbaik atau tiga besar.
“Hasil seleksi saat ini sedang dalam tahap verifikasi BKN Pusat. Setelah selesai diverifikasi, baru akan diumumkan tiga besarnya,” ujar Timbul.
Tahapan verifikasi oleh BKN Pusat menjadi prosedur penting dalam sistem merit ASN. BKN akan memastikan seluruh proses seleksi berjalan sesuai regulasi, mulai dari administrasi, rekam jejak, hingga kesesuaian mekanisme penilaian yang dilakukan panitia seleksi.
Sebelumnya diberitakan, dalam pengumuman bernomor 014/PSNT-JPTP/IV/2026 yang dirilis Rabu (22/4/2026) dan ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Junaedi Sitanggang, peserta dinyatakan lolos apabila memperoleh nilai di atas ambang batas 80.
Sejumlah peserta berhasil melaju ke tahap berikutnya. Mayoritas di antaranya merupakan pejabat yang saat ini bertugas di organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing dan dinilai memiliki pengalaman serta pemahaman teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Untuk jabatan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, tiga peserta dinyatakan lolos, yakni Hendra TP Simamora, Fidelis ES Sembiring, dan Yuliana Sara Erika Kurniawati.
Pada posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, tujuh peserta lolos seleksi makalah, di antaranya Yulia Minarma Pohan, M Fikri Fanani Damanik, dan Febri Susanto Ambarita.
Sementara itu, pada jabatan Sekretaris DPRD dan Inspektur Daerah, masing-masing terdapat tiga peserta yang memenuhi syarat. Untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Dinas Kesehatan, masing-masing juga diikuti tiga kandidat yang lolos tahap awal.























