Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Bupati Simalungun Ikuti HLM TPID Sumut Antisipasi Inflasi Jelang Ramadan

Mistar.idSabtu, 7 Februari 2026 pukul 13.19 WIB
bupati_simalungun_ikuti_hlm_tpid_sumut_antisipasi_inflasi_jelang_ramadan

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution di kegiatan HLM TPID. (Foto: Diskominfo/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten Simalungun memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui partisipasi aktif dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sumatera Utara (Sumut).

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama kepala daerah se-Sumut, perwakilan kementerian, serta Bank Indonesia turut hadir dalam forum strategis yang digelar pemerintah di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (6/2/2026), dan dipimpin Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution.

HLM TPID Sumatera Utara mengangkat tema Akselerasi Ketahanan Pangan untuk Mendukung Program Strategis Nasional. Forum ini menjadi wadah konsolidasi kebijakan pengendalian inflasi, khususnya dalam menghadapi peningkatan permintaan bahan kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Rudy B. Hutabarat, menyampaikan tekanan inflasi berpotensi meningkat seiring naiknya konsumsi masyarakat. Untuk itu, TPID di seluruh daerah diminta memperkuat langkah pengendalian melalui peningkatan pasokan, pengamanan distribusi, dan stabilisasi harga komoditas strategis.

Ia menegaskan bahwa Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025-2027 menjadi kerangka kerja bersama dalam menjaga inflasi tetap terkendali secara berkelanjutan, dengan dukungan penuh Bank Indonesia.

Gubernur Bobby menekankan pengendalian inflasi menjelang Idulfitri merupakan agenda prioritas pemerintah provinsi. Menurutnya, komunikasi publik yang efektif perlu diperkuat agar masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi memicu lonjakan harga.

Selain itu, pemerintah daerah diminta mengoptimalkan peran TPID, memaksimalkan keterlibatan BUMD dalam menjaga rantai pasok pangan, serta memperkuat kerja sama antardaerah, khususnya antara wilayah surplus dan defisit pangan.

"Pemerintah kabupaten dan kota harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga dan memastikan distribusi bahan kebutuhan pokok berjalan lancar," ujar Gubernur.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas kondisi terkini inflasi Sumatera Utara, perkembangan harga komoditas strategis, ketersediaan stok pangan, serta strategi pengendalian inflasi melalui operasi pasar dan pemantauan distribusi secara berkelanjutan.

Usai pertemuan, Bupati Anton menyatakan Pemkab Simalungun siap melaksanakan arahan dan pemantauan harga pangan secara rutin di pasar tradisional, toko, dan pusat distribusi.

Langkah tersebut, menurut Bupati, bertujuan memastikan ketersediaan stok dan kelancaran pasokan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata dan berkesinambungan.

HLM TPID Sumatera Utara tersebut dirangkaikan dengan peluncuran Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025-2027 sebagai pedoman bersama pengendalian inflasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN