Friday, July 31, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

33.785 Lulusan SPPI 2026 Siap Jadi Penggerak KDKMP dan KNMP di Berbagai Daerah

Mistar.idJumat, 31 Juli 2026 pukul 18.02 WIB
33785_lulusan_sppi_2026_siap_jadi_penggerak_kdkmp_dan_knmp_di_berbagai_daerah

Penggerak Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan juga Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) selesaikan pendidikan di Rindam I/ BB. (foto:dokumen Diskominfo/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (31/7/2026) — Sebanyak 33.785 penggerak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) bakal ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia. Mereka sebelumnya telah dinyatakan lulus Pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Tahun Anggaran 2026.

Dari jumlah 33.785 penggerak tersebut, sebanyak 28.626 orang bersiap menjadi manajer KDKMP dan 5.159 penggerak lainnya menjadi manajer KNMP. Mereka akan bertugas mendongkrak roda ekonomi di wilayah penugasan selama dua tahun.

"Seluruh peserta di seluruh Indonesia yang telah menyelesaikan pendidikan dan latihan berjumlah 33.785 orang dan siap ditempatkan serta bekerja di seluruh KDKMP dan KNMP yang tersebar di Indonesia," kata Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa melalui sambutan Menteri Pertahanan yang dibacakan Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya pada Upacara Penutupan Pendidikan SPPI, Jumat (31/7/2026).

Selepas kelulusan di Lapangan Jenderal Soedirman Rindam I/Bukit Barisan, para penggerak kembali ke daerah masing-masing sebelum bertugas di daerah penempatan. Mekanisme penugasan nantinya diatur oleh Badan Pengelola BUMN.

Selama berada di Rindam I/BB, penggerak SPPI menjalani pendidikan selama 45 hari, terhitung sejak 17 Juni hingga 31 Juli 2026. Pendidikan tersebut dibagi menjadi dua sesi, yakni 30 hari pendidikan bela negara dan 15 hari pelatihan manajerial.

"Seluruh pembekalan tersebut merupakan modal penting untuk melaksanakan tugas secara profesional, akuntabel, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pematangsiantar, Herbet Aruan, menyampaikan bahwa akan ada delapan manajer KDKMP yang bertugas di Pematangsiantar. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah gerai KDKMP.

"Sesuai jumlah ada delapan. Tapi kita lihat nanti. Yang menjalani pendidikan di Rindam sebanyak sembilan ratus lebih, khusus perempuan yang berasal dari berbagai daerah," ujarnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN