Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

GTA Vice City Versi HTML5 Bisa Dimainkan di Browser, Ini Faktanya

Mistar.idJumat, 19 Desember 2025 pukul 20.08 WIB
gta_vice_city_versi_html5_bisa_dimainkan_di_browser_ini_faktanya

Cuplikan adegan pembuka dari versi HTML5 Grand Theft Auto: Vice City yang berjalan di Google Chrome. (foto:christopherharpernotebookcheck/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Sembari para penggemar terus menunggu kehadiran Grand Theft Auto VI, komunitas gim menemukan cara baru untuk kembali mengunjungi salah satu judul paling ikonik dalam seri tersebut.

Versi HTML5 tidak resmi dari Grand Theft Auto: Vice City kini dapat dimainkan langsung melalui peramban web modern.

Seperti dilansir Jumat (19/12/2025), proyek ini tersedia sebagai demo terbatas di DOS Zone dan mulai menarik perhatian luas di komunitas gim global. Namun, versi ini bukan rilis gratis sepenuhnya. Untuk mengakses gim lengkap, pemain diwajibkan mengonfirmasi kepemilikan salinan asli Vice City dengan mengunggah file gim tertentu.

Sistem akan melakukan pemeriksaan integritas file, sehingga versi yang telah dimodifikasi atau diretas tidak dapat digunakan. Tanpa file yang valid, mode cerita akan berhenti hampir segera setelah bagian pembukaan di Hotel Ocean View.

Port berbasis peramban ini dibangun menggunakan basis kode open-source Vice City yang sebelumnya juga dimanfaatkan dalam proyek tidak resmi lainnya, termasuk port buatan penggemar untuk Nintendo Switch. Meski berjalan di dalam peramban web, gim ini mendukung berbagai fitur modern seperti penskalaan resolusi penuh, input gamepad, kontrol sentuh, serta penyimpanan cloud opsional.

Dari sisi teknis, proyek ini menunjukkan sejauh mana teknologi web modern mampu menangani mesin gim 3D yang kompleks. Para pengembang menyebut proyek ini sebagai demo untuk tujuan pendidikan dan penelitian, dengan tujuan memperlihatkan potensi adaptasi mesin gim klasik ke lingkungan web.

Secara pengalaman bermain, versi HTML5 ini terasa sangat mirip dengan port asli Vice City. Meski demikian, sejumlah kendala kecil masih dapat ditemui, seperti masalah kompatibilitas kontroler yang bergantung pada pengaturan perangkat pengguna.

Kehadiran port ini juga mengingatkan pada rilis resmi Grand Theft Auto III dan Vice City versi mobile oleh Rockstar pada awal 2010-an. Kala itu, port tersebut menuai perhatian karena berhasil menghadirkan pengalaman dunia terbuka GTA ke perangkat dengan keterbatasan perangkat keras. Versi HTML5 ini dapat dianggap sebagai paralel modern, meski sepenuhnya digerakkan oleh penggemar dan bukan rilis resmi.

Meski demikian, status hukum proyek ini masih berada di wilayah abu-abu. Tim pengembang mengklaim telah mematuhi hukum hak cipta dengan hanya menggunakan kode sumber terbuka yang tersedia untuk umum, serta mewajibkan pemain memiliki salinan gim asli. Hingga kini, Rockstar Games belum memberikan pernyataan resmi terkait proyek tersebut, sehingga masa depannya masih belum dapat dipastikan.

Bagi pemain yang tidak memiliki gim asli, keterbatasan ini menjadi hal utama yang perlu diperhatikan. Alur cerita tidak dapat dimainkan tanpa file resmi karena pemeriksaan validasi akan langsung dilakukan pada titik cerita pertama. Validasi checksum juga memastikan bahwa versi bajakan tidak dapat digunakan.

Port HTML5 ini dikemas dengan berbagai fitur modern, termasuk dukungan resolusi penuh, kontrol gamepad dan sentuh, serta penyimpanan cloud melalui kunci js-dos tertentu. Para pengembang menegaskan bahwa proyek ini semata-mata ditujukan untuk kepentingan edukasi dan demonstrasi teknis.

Di balik proyek ini terdapat tim kecil pengembang di balik platform js-dos dan dos.zone, yang sebagian besar berbasis di negara-negara bekas Uni Soviet. Beberapa nama yang terlibat antara lain Alexander Guryanov, Nikita Aksyonov, Evgeny Okhmanyuk, Sergey Vasilyev, Aleksey Timofeev, Lev Potoskuev, dan Dmitry Zubov. Seri GTA sendiri memang memiliki basis penggemar yang sangat besar di kawasan tersebut. (hm16)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN