Wednesday, August 5, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Lintasi Spanyol, Bertepatan dengan Hujan Meteor Perseid

Mistar.idRabu, 5 Agustus 2026 pukul 16.54 WIB
gerhana_matahari_total_12_agustus_2026_lintasi_spanyol_bertepatan_dengan_hujan_meteor_perseid

Ilustrasi gerhana matahari total (Foto: AI)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Fenomena langit istimewa akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Gerhana matahari total dijadwalkan melintasi sejumlah wilayah, termasuk daratan Spanyol, Greenland, dan Islandia.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena Spanyol kembali dilalui jalur gerhana matahari total setelah lebih dari satu abad. Gerhana matahari total terakhir yang melintasi daratan utama negara itu terjadi pada 1912.

Tak hanya gerhana, periode tersebut juga berdekatan dengan puncak hujan meteor Perseid dan kemunculan sejumlah planet di langit sebelum fajar. Kombinasi berbagai peristiwa astronomi ini membuat Agustus 2026 menjadi salah satu periode menarik bagi pengamat langit.

Gerhana Matahari Total Lintasi Spanyol

Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari sehingga piringan Matahari tertutup sepenuhnya dari sudut pandang wilayah tertentu.

Pada 12 Agustus 2026, bayangan inti atau umbra Bulan akan bergerak dari kawasan dekat Kutub Utara menuju selatan. Jalur totalitas sebagian besar melintasi Samudra Atlantik sebelum mencapai kawasan Eropa.

Secara keseluruhan, fase totalitas maksimum diperkirakan berlangsung sekitar 2 menit 18 detik. Titik dengan durasi totalitas terpanjang berada di perairan sebelah barat Islandia.

Ketika jalur gerhana mendekati Semenanjung Iberia, durasi totalitas menjadi lebih singkat. Di wilayah Spanyol, fase ketika Matahari tertutup sepenuhnya diperkirakan berlangsung sekitar satu menit, tergantung lokasi pengamatan.

Gerhana akan terjadi menjelang Matahari terbenam. Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah di Spanyol berpotensi mengalami perubahan drastis dari terang menuju gelap untuk waktu singkat sebelum Matahari kembali terlihat.

Bayangan Bulan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk menempuh jalur totalitas sepanjang kurang lebih 8.260 kilometer sebelum akhirnya berakhir di kawasan Mediterania.

Bertepatan dengan Hujan Meteor Perseid

Gerhana matahari total bukan satu-satunya fenomena astronomi yang menarik perhatian pada periode tersebut. Puncak hujan meteor Perseid juga berlangsung pada pertengahan Agustus.

Perseid merupakan hujan meteor tahunan yang dikenal menghasilkan banyak meteor terang. Fenomena ini dapat diamati ketika Bumi melintasi material debu yang ditinggalkan komet.

Sebelum fajar, pengamat langit juga berkesempatan menyaksikan sejumlah planet yang tampak berada di langit pada periode yang sama.

Rangkaian fenomena tersebut menjadikan 12 Agustus 2026 sebagai salah satu tanggal yang menarik bagi pencinta astronomi, terutama di wilayah yang dilalui jalur totalitas.

Pembuat peta gerhana Michael Zeiler menjadi salah satu pengamat yang menantikan fenomena tersebut. Ia berencana mengamati gerhana dari kawasan Greenland.

Zeiler menyebut kesempatan menyaksikan fenomena alam yang sangat jarang terjadi sebagai salah satu hal yang paling membuatnya antusias.

ESA dan NASA Siapkan Liputan Gerhana

Sejumlah lembaga dan organisasi astronomi juga diperkirakan memberikan perhatian khusus terhadap gerhana matahari total 12 Agustus 2026, termasuk European Space Agency (ESA), NASA, serta Virtual Telescope Project di Italia.

Direktur Sains ESA, Carole Mundell, memandang gerhana tidak hanya sebagai fenomena yang penting dari sisi ilmu pengetahuan. Menurutnya, peristiwa semacam ini juga menghadirkan pengalaman emosional karena memperlihatkan hubungan manusia di Bumi dengan alam semesta.

Bagi ilmuwan, gerhana matahari total memberikan kesempatan untuk melakukan berbagai pengamatan, termasuk mempelajari bagian luar atmosfer Matahari yang disebut korona.

Masyarakat yang ingin menyaksikan fase gerhana sebagian harus menggunakan perlindungan mata khusus yang memenuhi standar keselamatan. Melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan yang sesuai dapat menyebabkan kerusakan mata.

Spanyol Hadapi Rangkaian Gerhana

Gerhana pada Agustus 2026 menjadi pembuka rangkaian peristiwa astronomi penting yang dapat disaksikan dari Spanyol dalam beberapa tahun berikutnya.

Setelah gerhana 2026, gerhana matahari total berikutnya akan terjadi pada 2 Agustus 2027. Spanyol kemudian kembali menjadi salah satu lokasi pengamatan gerhana matahari cincin pada 26 Januari 2028.

Rangkaian tersebut membuat Spanyol menjadi salah satu destinasi menarik bagi pemburu gerhana dan pengamat astronomi dunia.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN