Wednesday, August 5, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Lima Negara Ini Dapat Menyaksikan Gerhana Matahari Total

Mistar.idRabu, 5 Agustus 2026 pukul 10.18 WIB
lima_negara_ini_dapat_menyaksikan_gerhana_matahari_total

Gerhana Matahari Total. (Foto: iStockphoto)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Gerhana Matahari Total akan menjadi salah satu fenomena astronomi paling spektakuler yang terjadi pada 12 Agustus 2026.

Saat peristiwa ini berlangsung, Bulan melintas tepat di antara Matahari dan Bumi sehingga menutupi seluruh piringan Matahari bagi pengamat yang berada di jalur totalitas.

Namun, tidak semua negara dapat menikmati pemandangan langka tersebut. Sebagian wilayah hanya akan menyaksikan Gerhana Matahari

Sebagian, sementara banyak negara lainnya, termasuk Indonesia, tidak dapat melihat fenomena tersebut sama sekali.

Berdasarkan data Time and Date, Gerhana Matahari Total hanya akan melintasi jalur sempit di belahan Bumi utara. Terdapat lima negara yang berada di jalur totalitas, yakni:

1. Greenland

2. Islandia

3. Portugal

4. Rusia

5. Spanyol

Pengamat yang berada tepat di jalur tersebut akan menyaksikan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan. Durasi totalitas terlama diperkirakan mencapai sekitar 2 menit 18 detik, meski lamanya berbeda-beda di setiap lokasi.

Selain membuat langit mendadak gelap pada siang hari, fenomena ini juga memungkinkan pengamat melihat korona Matahari yang biasanya tertutup oleh cahaya Matahari yang sangat terang.

Sementara itu, Gerhana Matahari Sebagian akan terlihat di sebagian besar wilayah Eropa, Afrika barat laut, Amerika Utara bagian utara, Samudra Atlantik, Samudra Arktik, hingga sebagian kawasan Asia utara.

Indonesia tidak termasuk dalam wilayah yang dapat menyaksikan Gerhana Matahari Total maupun Gerhana Matahari Sebagian pada 12 Agustus 2026.

Hal itu disebabkan jalur gerhana berada jauh di belahan Bumi utara. Posisi Indonesia yang berada di luar area lintasan bayangan Bulan membuat fenomena tersebut tidak akan tampak dari seluruh wilayah Tanah Air.

Bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengikuti momen langka ini, salah satu cara terbaik adalah menyaksikan siaran langsung yang biasanya disediakan oleh observatorium atau lembaga astronomi internasional melalui internet. (hm25/detikcom)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN