Wednesday, August 5, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026, Cek Jadwal Live Streaming Resminya

Mistar.idRabu, 5 Agustus 2026 pukul 18.18 WIB
link_nonton_gerhana_matahari_total_dan_hujan_meteor_perseid_agustus_2026_cek_jadwal_live_streaming_resminya

Ilustrasi Gerhana Matahari Total (Foto: AI)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Gerhana Matahari Total dan puncak hujan meteor Perseid menjadi dua fenomena astronomi yang paling dinantikan pada Agustus 2026. Kedua peristiwa langit tersebut diperkirakan terjadi dalam periode yang berdekatan sehingga menarik perhatian para pecinta astronomi di berbagai negara.

Sayangnya, masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan Gerhana Matahari Total secara langsung karena jalur gerhana tidak melintasi wilayah Tanah Air. Namun, fenomena tersebut tetap bisa dinikmati melalui siaran langsung yang disediakan sejumlah lembaga antariksa dan observatorium dunia.

Link Nonton Gerhana Matahari Total Agustus 2026

Berikut beberapa platform resmi yang menyiarkan Gerhana Matahari Total dan berbagai fenomena astronomi secara langsung:

  1. NASA Live: https://www.nasa.gov/live
  2. NASA YouTube: https://www.youtube.com/@NASA
  3. NASA TV: https://www.nasa.gov/nasatv
  4. ESA Web TV: https://www.esa.int/ESA_Multimedia/ESA_Web_TV
  5. ESA YouTube: https://www.youtube.com/@EuropeanSpaceAgency
  6. Royal Observatory Greenwich YouTube: https://www.youtube.com/@ROYALOBSGREENWICH
  7. Time and Date Live: https://www.timeanddate.com/live
  8. Time and Date YouTube: https://www.youtube.com/@timeanddat

Siaran langsung umumnya dimulai beberapa jam sebelum fase utama gerhana berlangsung. Selain menampilkan gambar dari teleskop secara real time, tayangan tersebut juga dilengkapi penjelasan para astronom mengenai proses terjadinya gerhana dan fenomena langit lainnya.

Puncak Hujan Meteor Perseid 2026

Selain Gerhana Matahari Total, langit Agustus 2026 juga akan dihiasi hujan meteor Perseid yang dikenal sebagai salah satu hujan meteor terbaik setiap tahun.

Menurut NASA, Perseid muncul ketika Bumi melintasi jejak debu yang ditinggalkan komet 109P/Swift-Tuttle. Partikel-partikel tersebut terbakar saat memasuki atmosfer Bumi sehingga menghasilkan cahaya yang tampak sebagai meteor.

Puncak hujan meteor Perseid diperkirakan berlangsung pada malam 12 Agustus hingga dini hari 13 Agustus 2026.

Dalam kondisi langit cerah dan minim polusi cahaya, pengamat berpeluang menyaksikan puluhan meteor setiap jam tanpa memerlukan teleskop.

Perseid juga terkenal menghasilkan meteor yang sangat terang atau fireball. Beberapa meteor bahkan meninggalkan jejak cahaya yang tetap terlihat selama beberapa detik setelah melintas di langit.

Meteor Perseid bergerak dengan kecepatan sekitar 59 kilometer per detik dan berasal dari material komet Swift-Tuttle yang mengelilingi Matahari setiap sekitar 133 tahun.

Jalur Gerhana Matahari Total 2026

Berdasarkan informasi NASA, jalur totalitas Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 dimulai dari kawasan Samudra Arktik, kemudian melintasi wilayah utara Rusia, Greenland, Islandia, Samudra Atlantik, hingga berakhir di Spanyol.

Sementara itu, gerhana sebagian dapat diamati dari sejumlah wilayah seperti Alaska, Kanada, bagian utara Amerika Serikat, Afrika bagian barat, dan beberapa negara di Eropa.

Indonesia tidak termasuk daerah yang dapat menyaksikan gerhana secara langsung.

Mengapa Gerhana Ini Istimewa?

Gerhana Matahari Total 2026 menjadi salah satu fenomena astronomi terbesar yang melintasi kawasan Atlantik Utara. Jalur totalitasnya melewati sejumlah lokasi terkenal, termasuk Islandia dan Spanyol, sehingga diperkirakan akan menarik ribuan pemburu gerhana dari berbagai negara.

Saat fase totalitas berlangsung, langit berubah gelap menyerupai senja selama beberapa menit. Pada momen tersebut, pengamat dapat melihat korona Matahari, yaitu lapisan atmosfer terluar Matahari yang biasanya tertutup oleh cahaya fotosfer.

Fenomena ini juga memiliki nilai ilmiah yang tinggi karena membantu para peneliti mempelajari struktur dan aktivitas korona Matahari.

Berkat siaran langsung dari NASA, ESA, Royal Observatory Greenwich, hingga Time and Date, masyarakat Indonesia tetap dapat mengikuti Gerhana Matahari Total dan puncak hujan meteor Perseid Agustus 2026 secara daring meski tidak dapat menyaksikannya secara langsung dari wilayah Indonesia.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN