Enam Fenomena Astronomi yang Menghiasi Langit November 2026

Supermoon. (Foto: BBC)
25 November: Uranus Berada di Oposisi
Sehari setelah Supermoon, planet Uranus akan mencapai posisi oposisi pada 25 November. Oposisi merupakan kondisi ketika sebuah planet berada di sisi berlawanan dari Matahari jika dilihat dari Bumi, sehingga Bumi berada di antara Matahari dan planet tersebut.
Saat berada di posisi ini, Uranus berada relatif dekat dengan Bumi dibandingkan waktu lainnya dalam setahun. Dari sudut pandang pengamat di Bumi, planet tersebut juga menerima pencahayaan Matahari secara penuh.
Kondisi ini membuat Uranus mencapai tingkat kecerlangan terbaiknya sepanjang tahun dan dapat diamati sepanjang malam. Namun, karena jaraknya yang sangat jauh dari Bumi, planet tersebut hanya terlihat seperti titik kecil berwarna biru kehijauan. Penggunaan teleskop akan membantu pengamat mengenalinya dengan lebih baik.
Beragam fenomena tersebut menjadikan November 2026 sebagai bulan yang menarik bagi pencinta astronomi. Hujan meteor, perubahan fase Bulan, hingga posisi planet memberikan kesempatan untuk menyaksikan berbagai peristiwa langit.
Agar pengamatan berjalan optimal, pilih lokasi dengan pandangan langit terbuka dan minim polusi cahaya. Jangan lupa memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan pengamatan. (sea and sky)










































