Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Guru MTsN 1 Medan Wakili Indonesia Ikuti Pelatihan Pendidikan Internasional di China

Mistar.idSelasa, 2 Juni 2026 pukul 20.55 WIB
guru_mtsn_1_medan_wakili_indonesia_ikuti_pelatihan_pendidikan_internasional_di_china

Fajar Lailatul Mi’rojiyah, saat menjadi delegasi Indonesia dalam program internasional di China. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Guru berprestasi MTsN 1 Medan, Fajar Lailatul Mi’rojiyah, menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam program internasional ‘Training Program for Backbone Teachers of Luban Workshop in Asia Countries’ yang digelar di China. Program yang difasilitasi Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia itu diikuti guru-guru terpilih dari berbagai daerah di Tanah Air.

Selama mengikuti program di Ningbo Polytechnic University, Ningbo City, Laila mendapatkan berbagai materi terkait sistem pendidikan vokasi di China, mulai dari kebijakan pembangunan nasional, perkembangan pendidikan modern, hingga implementasi Luban Workshop di sejumlah negara.

“Materi-materi tersebut memperlihatkan bagaimana pendidikan berperan penting untuk mendukung kebutuhan industri dan kemajuan teknologi,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6/2026).

Menurut Laila, pengalaman tersebut memberinya perspektif baru mengenai pentingnya pembelajaran yang lebih berorientasi pada praktik, kolaborasi, kreativitas, dan penguatan kompetensi peserta didik agar mampu bersaing di tingkat global.

Selain mengikuti sesi kelas, peserta juga melakukan studi lapangan ke sejumlah lokasi pendidikan dan budaya. Salah satunya adalah kunjungan ke Museum Pendidikan China untuk mempelajari sejarah perkembangan pendidikan di negara tersebut, serta praktik kerajinan kayu tradisional sebagai bagian dari pelestarian budaya.

Ia menilai pengalaman itu menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga berperan dalam menjaga nilai budaya dan pembentukan karakter.

Program pelatihan juga memperkenalkan model integrasi pendidikan dan industri yang diterapkan di China. Melalui materi dan kunjungan lapangan ke Desa Shuangshi, mereka melihat langsung bagaimana pendidikan memberi kontribusi besar terhadap pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa para siswa perlu dibekali keterampilan hidup, kemampuan berpikir kritis, dan juga memiliki jiwa inovatif,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan kunjungan ke Hangzhou untuk mempelajari pengembangan budaya dan pariwisata lokal. Laila menilai lingkungan sosial dan budaya dapat menjadi sumber belajar yang efektif dan relevan bagi siswa.

Selain itu, mereka juga mengikuti pembelajaran mengenai sistem penjaminan mutu pendidikan vokasi dan pengelolaan perguruan tinggi di China. Mereka juga berkesempatan mengunjungi Zhejiang Financial College untuk mempelajari model pendidikan berbasis industri.

Pada kesempatan tersebut, delegasi Indonesia juga melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Hangzhou sebelum melanjutkan agenda pelatihan.

Materi lain yang diperoleh adalah pendidikan kewirausahaan dan praktik integrasi industri dalam pembelajaran vokasi. Menurut Laila, pendekatan tersebut penting untuk membentuk generasi yang kreatif, mandiri, dan mampu menciptakan peluang kerja.

“Kami juga mengunjungi San Guan Liu Heritage Study Centre dan Belt and Road International School. Di sana kami mempelajari pelestarian budaya serta strategi internasionalisasi pendidikan vokasi,” tuturnya.

Laila mengaku sebagai guru madrasah, pelatihan tersebut memberinya banyak pengalaman berharga, terutama terkait pentingnya kemampuan komunikasi global, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi internasional dalam dunia pendidikan.

“Pelatihan ini memotivasi saya untuk meningkatkan kemampuan. Mulai dari bahasa, teknologi dan juga menjalin kerja sama pembelajaran di tingkat internasional,” kata Laila.

Ia juga menyoroti kemajuan China dalam pembangunan infrastruktur dan pendidikan yang dinilainya mencerminkan komitmen kuat pemerintah setempat dalam membangun peradaban modern yang didukung kualitas sumber daya manusia.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN