Seleksi Tim EPA PSMS Berbayar Jadi Sorotan, Ini Kata Manajemen

Presiden Klub PSMS Medan Fendi Jonathan. (Foto: Iqbal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Seleksi terbuka Elite Pro Academy (EPA) U-18 dan U-20 PSMS dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp300.000 per pemain.
Informasi mengenai seleksi berbayar tersebut diumumkan melalui akun media sosial resmi @psmsdevelopment beberapa hari lalu. Warganet pun langsung ramai memberikan komentar kecewa.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Klub PSMS Fendi Jonathan mengatakan uang pendaftaran tersebut bukan untuk operasional manajemen. Menurutnya, hal tersebut untuk memenuhi keperluan Panitia Pelaksana (Panpel) Seleksi.
"Sebenarnya gini, uang (pendaftaran) itu sebenarnya bukan untuk manajemen. Kami kan ada Panpel di luar manajemen. Untuk itu biayanya," ujarnya kepada Mistar, Senin (7/9/2026).
Disebutkannya, para pemain yang akan ikut seleksi akan mendapatkan timbal balik berupa jersey khusus.
"Peserta nanti dapat jersey khusus seleksi. Bukan jersey senior. Kalau jersey yang senior itu tim jatuhnya, bukan seleksi lagi," ucap Fendi.
Menurut Fendi, uang pendaftaran tersebut merupakan hal yang lumrah dan banyak dilakukan oleh tim-tim EPA di Indonesia.
"Kalau terkait uang pendaftaran saya rasa banyak kok yang begitu, Liga 1 pun begitu. Beda cerita kalau beri uang pendaftaran biar bisa masuk ke tim. Ini kan untuk seleksi, jadi beda," tuturnya.
Sementara itu, ia juga menjelaskan seleksi untuk U-18 akan dilakukan pada 14-15 September 2026. Sementara U-20 akan digelar 16-17 September 2026 mendatang.
"Kami sudah bentuk tim pelatih untuk EPA ini, jadi itu nanti mereka yang menyeleksi," kata Fendi.
Seperti yang diketahui pada musim ini klub Championship harus memiliki tim EPA U-18 dan U-20. (iqbal)
PREVIOUS ARTICLE
Dua Petenis Meja U15 Labuhanbatu Lolos Kejurnas 2026 di Jakarta




































