Thursday, August 20, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Ratchaburi FC: Jejak The Dragons di Asia, Singkirkan Persib dan Sorotan Kartu Merah Uilliam Barros

Mistar.idJumat, 20 Maret 2026 pukul 14.54 WIB
ratchaburi_fc_jejak_the_dragons_di_asia_singkirkan_persib_dan_sorotan_kartu_merah_uilliam_barros

Ilustrasi, Ratchaburi FC: Jejak The Dragons di Asia, Singkirkan Persib dan Sorotan Kartu Merah Uilliam Barros. (foto:wikipedia/persib/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Ratchaburi FC adalah klub sepak bola profesional asal Provinsi Ratchaburi, Thailand, yang berkompetisi di kasta tertinggi, Thai League 1. Didirikan pada 2004, klub berjuluk The Dragons ini berkembang menjadi salah satu kekuatan stabil di kompetisi domestik Thailand.

Ratchaburi mulai menarik perhatian publik Asia setelah promosi ke Thai League 1 pada 2013. Konsistensi mereka di papan tengah hingga zona atas membuat klub ini kerap menjadi batu sandungan tim-tim besar Thailand.

Secara prestasi, Ratchaburi pernah menjuarai Thai Division 1 League (2012) serta mengangkat trofi FA Cup Thailand pada 2016. Stadion kebanggaan mereka, Dragon Solar Park, menjadi markas yang cukup angker bagi tim tamu.

Kiprah di AFC: Momentum Bersejarah di ACL 2

Musim 2025/2026 menjadi salah satu fase paling penting dalam sejarah klub. Ratchaburi tampil di ajang AFC Champions League Two (ACL 2), kompetisi level kedua Asia yang mempertemukan klub-klub kuat dari berbagai negara.

Perjalanan mereka menjadi sorotan saat menghadapi Persib Bandung di babak 16 besar.

Pada leg pertama di Thailand, Ratchaburi tampil dominan dan menang meyakinkan 3–0. Kemenangan tersebut menjadi modal besar sebelum bertandang ke Bandung. Meski kalah 0–1 pada leg kedua, agregat 3–1 cukup membawa The Dragons melaju ke perempat final.

Keberhasilan ini mempertegas posisi Ratchaburi sebagai salah satu klub Thailand yang mampu bersaing di level Asia, tidak sekadar kompetitif di liga domestik.

Hubungan Ratchaburi FC dan Persib Bandung

Pertemuan di ACL 2 praktis menjadi titik temu penting antara Ratchaburi dan Persib. Duel ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertarungan dua kekuatan Asia Tenggara yang sama-sama memiliki basis suporter besar.

Bagi Ratchaburi, kemenangan atas Persib menjadi pencapaian prestisius karena Persib dikenal sebagai salah satu klub terbesar Indonesia dengan pengalaman panjang di kompetisi Asia.

Sementara bagi Persib, kekalahan agregat dari Ratchaburi menjadi evaluasi serius dalam upaya bersaing di level regional.

Uilliam Barros dan Momen Krusial di Bandung

Nama Uilliam Barros mencuat dalam leg kedua yang digelar di Bandung.

Penyerang asal Brasil milik Persib itu diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melakukan pelanggaran keras yang dinilai membahayakan pemain lawan. Insiden tersebut terjadi ketika Persib tengah berusaha menekan untuk mengejar defisit agregat.

Kartu merah itu membuat Persib harus bermain dengan 10 pemain di fase krusial pertandingan. Situasi tersebut dinilai menjadi titik balik yang mempersulit upaya tuan rumah untuk membalikkan keadaan.

Secara regulasi, kartu merah langsung otomatis membuat pemain diusir dari lapangan dan dikenai larangan bermain pada pertandingan berikutnya di kompetisi yang sama. Dalam konteks ini, sanksi terhadap Barros berupa pengusiran langsung dan potensi larangan satu laga sesuai regulasi disiplin kompetisi AFC.

Fakta Menarik Ratchaburi FC

1. Dijuluki The Dragons, Ratchaburi identik dengan simbol naga sebagai identitas klub.

2. Stabil di Thai League 1 sejak 2013, jarang terdegradasi atau terpuruk di papan bawah.

3. Mampu menyingkirkan klub besar Asia Tenggara di ajang kontinental.

4. Semakin aktif membangun reputasi internasional melalui partisipasi di kompetisi AFC.

Kesimpulan: Ratchaburi FC bukan lagi sekadar klub papan tengah Thailand. Keberhasilan mereka melangkah jauh di ACL 2 dan menyingkirkan Persib Bandung menjadi bukti peningkatan kualitas serta mental bertanding di level Asia.

Di sisi lain, insiden kartu merah Uilliam Barros menjadi catatan penting dalam duel tersebut—sebuah momen yang menunjukkan betapa ketat dan emosionalnya persaingan di kompetisi kontinental.

Dengan fondasi yang kian solid dan pengalaman internasional yang bertambah, Ratchaburi berpotensi menjadi salah satu kekuatan baru Asia Tenggara dalam beberapa musim ke depan.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN