Paolo Maldini Mundur dari FIGC, Roberto Mancini Kembali Difavoritkan Latih Italia

Mancini saat melatih Timnas Arab Saudi pada 2024 silam. (Foto: Getty Images/Mistar)
Roma, MISTAR.ID – Paolo Maldini mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), setelah upaya merekrut Andrea Pirlo sebagai pelatih Timnas Italia tidak membuahkan hasil. Situasi tersebut membuka peluang Roberto Mancini untuk kembali menangani Gli Azzurri.
Mengutip laporan Football Italia dan Sky Sport Italia, Senin (27/7/2026), Maldini memutuskan mundur dari posisinya. Langkah serupa juga diambil Leonardo Araujo yang menjabat sebagai penasihat teknis. Padahal, keduanya baru resmi mengemban tugas tersebut pada 11 Juli 2026.
Keputusan itu disebut berkaitan dengan gagalnya penunjukan Andrea Pirlo sebagai pelatih Timnas Italia. Presiden FIGC, Giovanni Malago, dikabarkan tidak menyetujui pengangkatan Pirlo karena mantan gelandang tersebut berstatus duta perusahaan judi asal Rusia, Fonbet. Di Italia, keterlibatan dalam aktivitas perjudian di lingkungan olahraga menjadi isu yang sensitif.
Awalnya, Maldini dan Leonardo dipercaya untuk membangun kembali struktur sepak bola Italia. Salah satu tugas utama Maldini adalah memilih pelatih tim nasional, sekaligus mengawasi program pembinaan sepak bola di negara tersebut.
Namun setelah gagal mendapatkan Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, hingga Andrea Pirlo, keduanya memilih mengakhiri masa tugas lebih cepat.
Dengan mundurnya Maldini dan Leonardo, nama Roberto Mancini kembali menguat sebagai kandidat utama pelatih Timnas Italia. Mancini disebut memiliki hubungan baik dengan Malago, sehingga peluangnya kembali ke kursi pelatih semakin terbuka.
Sebelumnya, Antonio Conte juga sempat dikaitkan dengan posisi tersebut. Namun, laporan menyebutkan mantan pelatih Napoli itu belum dihubungi secara resmi oleh FIGC.
Sementara itu, posisi Direktur Teknik yang ditinggalkan Maldini baru akan diisi setelah pelatih baru ditetapkan. Giorgio Chiellini menjadi salah satu nama yang disebut berpeluang mengisi jabatan tersebut.
Roberto Mancini bukan sosok asing bagi Timnas Italia. Ia sukses mengantarkan Gli Azzurri menjuarai Piala Eropa 2020 serta mencatat rekor 37 pertandingan tanpa kekalahan. Meski demikian, Italia juga gagal lolos ke Piala Dunia 2022 saat berada di bawah kepemimpinannya.
Mancini kemudian meninggalkan jabatannya akibat perbedaan pandangan dengan Presiden FIGC saat itu, Gabriele Gravina. Setelah itu, ia melanjutkan karier kepelatihan di Timur Tengah, termasuk menangani Timnas Arab Saudi, meski hasilnya belum memenuhi ekspektasi.
Presiden Lega Serie A, Ezio Simonelli, mengaku mengetahui kabar pengunduran diri Maldini dan Leonardo dari pemberitaan media. Menurutnya, kepergian Maldini merupakan kehilangan bagi sepak bola Italia.
Sementara mantan Presiden FIGC, Giancarlo Abete, menilai penunjukan pelatih baru seharusnya dilakukan setelah posisi direktur teknik terisi. Ia menilai langkah tersebut lebih sesuai dengan proyek pembenahan yang sebelumnya dicanangkan federasi.
Siapa pun yang nantinya ditunjuk sebagai pelatih Timnas Italia akan langsung menghadapi agenda padat di UEFA Nations League. Gli Azzurri dijadwalkan bertemu Belgia, Turki (dua kali), dan Prancis dalam rangkaian pertandingan yang berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober mendatang.





















