Skandal Wasit Guncang Serie A Italia Musim 2024/2025

Ilustrasi Serie A. (foto: AF/Mistar)
Roma, MISTAR.ID
Dugaan skandal yang melibatkan perangkat pertandingan terjadi di sepak bola Italia. Kepala wasit Serie A dan Serie B, Gianluca Rocchi, kini sedang diselidiki atas tuduhan keterlibatan dalam praktik “kecurangan olahraga”.
Berdasarkan laporan sejumlah media Italia, Rocchi diduga memengaruhi keputusan VAR serta melakukan intervensi dalam penunjukan wasit pada beberapa pertandingan musim 2024/2025.
Salah satu kasus yang menjadi sorotan terjadi pada laga Udinese melawan Parma pada 1 Mei 2025. Dalam insiden tersebut, Rocchi disebut mengetuk jendela ruang VAR dan mendorong ofisial untuk melakukan peninjauan ulang di lapangan terkait dugaan penalti.
Awalnya, ofisial VAR Daniele Paterna menilai tidak terjadi pelanggaran handball di kotak penalti Parma. Namun, tak lama kemudian ia terlihat berkomunikasi dengan seseorang di belakangnya sebelum keputusan berubah dan Udinese mendapat penalti yang akhirnya menentukan hasil pertandingan.
Selain itu, penyelidik juga menduga Rocchi turut memengaruhi penunjukan wasit dalam laga yang melibatkan Inter Milan. Ia disebut mengganti Daniele Doveri dengan Andrea Colombo untuk memimpin pertandingan Bologna vs Inter pada 20 April 2025.
Agensi berita AGI melaporkan keputusan tersebut diduga berkaitan dengan ketidaksukaan Inter terhadap Doveri. Rocchi bersama pihak lain disebut menyepakati agar Doveri tidak ditugaskan pada pertandingan yang dianggap krusial bagi Inter, dalam pertemuan yang berlangsung di Giuseppe Meazza saat semifinal Coppa Italia pada 2 April.
Namun, keputusan menunjuk Colombo juga tidak lepas dari kontroversi. Dalam laga tersebut, Inter kalah 0-1 setelah Riccardo Orsolini mencetak gol di menit akhir melalui lemparan ke dalam yang diperdebatkan karena dianggap tidak sesuai titik keluarnya bola. Kekalahan itu berdampak besar terhadap kegagalan Inter mempertahankan gelar scudetto.
Gianluca Rocchi dijadwalkan memenuhi panggilan pengadilan di Milan, Kamis (30/4/2026), untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
PREVIOUS ARTICLE
Indonesia Raih 1 Emas-3 Perunggu di British Taekwondo Open 2026BERITA TERPOPULER






















