Saturday, June 27, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Doku Menggila, Haaland Mengunci! Manchester City Hajar Brentford 3-0 di Etihad

Mistar.idMinggu, 10 Mei 2026 pukul 01.39 WIB
doku_menggila_haaland_mengunci_manchester_city_hajar_brentford_30_di_etihad

Kemelut di depan gawang yang dimanfaatkan Haaland dengan baik untuk mencetak gol. (foto:gettyimage via fotmob/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Manchester City menjaga asa juara Liga Inggris tetap hidup setelah menaklukkan Brentford FC dengan skor meyakinkan 3-0 pada pekan ke-36 Premier League di Etihad Stadium, Minggu (10/5/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini menjadi respons penting pasukan Pep Guardiola setelah sebelumnya ditahan imbang Everton dalam laga penuh drama. City memang sempat frustrasi sepanjang babak pertama karena rapatnya pertahanan Brentford dan penampilan impresif kiper Caoimhin Kelleher.

Namun, dominasi The Citizens akhirnya membuahkan hasil pada babak kedua. Jeremy Doku membuka keunggulan sebelum Erling Haaland dan Omar Marmoush memastikan kemenangan telak di penghujung laga.

Hasil ini membuat City terus memberi tekanan kepada Arsenal FC dalam perebutan gelar Liga Inggris musim 2025/2026.

Brentford Bertahan Solid, City Kesulitan di Babak Pertama

Sejak menit awal, City langsung mengambil alih permainan. Penguasaan bola tinggi dan tekanan dari kedua sisi sayap membuat Brentford dipaksa bertahan cukup dalam.

Jeremy Doku menjadi ancaman utama. Kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu winger Belgia itu berulang kali merepotkan Michael Kayode di sisi kanan pertahanan Brentford.

Peluang pertama hadir saat laga baru berjalan tiga menit. Doku menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tembakan keras yang masih mampu ditepis Kelleher.

City terus menggempur. Erling Haaland mendapat beberapa peluang emas, termasuk sundulan jarak dekat pada menit ke-26 dan peluang terbuka dua menit berselang. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal ditambah refleks gemilang Kelleher membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.

Meski mendominasi, City beberapa kali terlihat rentan terhadap serangan balik Brentford. Tim tamu sempat mengancam melalui Kevin Schade dan Igor Thiago, tetapi lini belakang City masih mampu meredam tekanan.

Gol Doku Mengubah Jalannya Pertandingan

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60 melalui aksi individu Jeremy Doku.

Gol itu berawal dari pressing agresif City di area pertahanan Brentford. Doku merebut bola sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang yang gagal dijangkau Kelleher.

Gol tersebut langsung mengubah ritme pertandingan. City tampil lebih tenang dan mulai menemukan ruang di lini belakang Brentford yang sebelumnya tampil disiplin.

Masuknya Phil Foden dan Omar Marmoush juga memberi energi baru dalam serangan City. Kombinasi pergerakan antarlini membuat Brentford mulai kehilangan organisasi pertahanan.

Haaland Menjawab Kritik dengan Gol ke-26

Meski sempat membuang sejumlah peluang, Haaland akhirnya menunjukkan kualitasnya sebagai predator kotak penalti.

Pada menit ke-75, penyerang asal Norwegia itu sukses menggandakan keunggulan City lewat penyelesaian improvisasi dari jarak dekat. Gol tersebut menjadi gol ke-26 Haaland di Liga Inggris musim ini.

Menariknya, Brentford kembali menjadi salah satu lawan favorit Haaland. Dari tujuh pertemuan Premier League melawan The Bees, ia kini sudah mencetak lima gol.

Kontribusi Haaland tak berhenti sampai di situ. Pada masa injury time, ia memberikan assist matang kepada Omar Marmoush yang kemudian menutup kemenangan City menjadi 3-0.

Doku Tampil Dominan Sepanjang Laga

Selain mencetak gol pembuka, Doku menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan ini.

Ia tercatat melakukan 17 sentuhan di kotak penalti lawan, terbanyak dibanding pemain lain di lapangan. Doku juga menciptakan lima peluang dan menjadi pusat progresi serangan City sepanjang pertandingan.

Performa tersebut membuatnya layak dinobatkan sebagai pemain terbaik laga. Konsistensinya dalam beberapa pertandingan terakhir menjadi kabar positif bagi City di fase akhir musim.

Gol ke gawang Brentford juga menjadi catatan spesial bagi Doku karena untuk pertama kalinya ia mencetak gol dalam dua laga Liga Inggris secara beruntun bersama City.

Guardiola Tampilkan Wajah Baru Serangan Manchester City

Laga ini memperlihatkan evolusi menarik dalam pola permainan Manchester City.

Jika sebelumnya City identik dengan serangan positional play yang sangat sabar dan terstruktur, kali ini mereka tampil lebih vertikal dan agresif. Guardiola memberi kebebasan lebih kepada pemain sayap untuk melakukan duel individual dan mempercepat transisi menyerang.

Pendekatan itu terlihat efektif ketika Brentford menutup area tengah dengan rapat. City akhirnya lebih sering menyerang melalui isolasi Doku di sisi kiri dan kombinasi cepat menuju Haaland di kotak penalti.

Selain itu, kehadiran Haaland memberi dimensi berbeda dalam serangan City. Mereka kini tidak hanya mengandalkan kombinasi umpan pendek, tetapi juga memanfaatkan second ball dan situasi chaos di area penalti.

Di sisi lain, Brentford sebenarnya menunjukkan organisasi pertahanan yang cukup baik selama satu jam pertama. Namun, intensitas tekanan City perlahan menguras energi mereka hingga akhirnya kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir.

Dominasi Statistik Tegaskan Superioritas City

Secara statistik, kemenangan Manchester City memang sulit dibantah.

The Citizens mencatat 59 persen penguasaan bola dan melepaskan 25 tembakan sepanjang pertandingan. Sebanyak 10 di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Sebaliknya, Brentford hanya mampu menghasilkan empat percobaan dengan dua tembakan tepat sasaran.

City juga unggul jauh dalam expected goals (xG) dengan angka 2,98 berbanding 0,24 milik Brentford. Dominasi lain terlihat dari jumlah sentuhan di kotak penalti lawan, di mana City mencatat 60 sentuhan sementara Brentford hanya 11.

Data tersebut memperlihatkan bagaimana City mampu menjaga tekanan secara konsisten hingga akhir pertandingan.

Kemenangan Penting dalam Perburuan Gelar

Tambahan tiga poin membuat Manchester City tetap menjaga jarak dengan Arsenal di papan atas klasemen Liga Inggris.

Dengan musim yang tinggal menyisakan beberapa pertandingan, kemenangan seperti ini menjadi sangat penting bagi tim asuhan Guardiola untuk menjaga momentum dalam perburuan gelar.

Sementara bagi Brentford, kekalahan ini membuat peluang menembus zona kompetisi Eropa semakin berat. Meski tampil disiplin pada sebagian besar laga, mereka gagal mempertahankan intensitas permainan saat City mulai meningkatkan tempo pada babak kedua.

(fotmob/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN