Al Hilal Hajar Al Kholood 6-0: Hattrick Benzema dan Pesta Gol di Pekan ke-29

Ilustrasi, Al Hilal Hajar Al Kholood 6-0: Hattrick Benzema dan Pesta Gol di Pekan ke-29. (foto:ferry/fotmob/al-hilal/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Laga pekan ke-29 Saudi Pro League menjadi panggung demonstrasi kekuatan Al Hilal SFC. The Blue Waves membantai Al Kholood Club dengan skor telak 6-0, Kamis (9/4/2026) pagi WIB.
Kemenangan ini bukan sekadar pesta gol, melainkan penegasan dominasi Al Hilal dalam perburuan gelar. Intensitas tinggi, efektivitas peluang, dan kedalaman skuad menjadi pembeda mencolok di laga satu arah tersebut.
Babak Pertama: VAR, Penalti Gagal, dan Respons Kelas Dunia
Al Hilal langsung menekan sejak menit awal. Gol pembuka lahir cepat pada menit ke-7 lewat sepakan kaki kiri bek kanan Moteb Al-Harbi. Meski peluangnya secara statistik rendah (xG 0,04), penyelesaian akhirnya presisi dan tak mampu dibendung kiper Al Kholood.
Satu menit berselang, giliran Karim Benzema mencatatkan nama di papan skor. Golnya sempat ditinjau VAR sebelum disahkan. Finishing tajam Benzema menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Drama terjadi pada menit ke-30 ketika Benzema gagal mengeksekusi penalti. Sepakannya dibaca dengan baik oleh Juan Pablo Cozzani. Namun, striker asal Prancis itu menunjukkan mentalitas elite. Ia bangkit dan mencetak dua gol tambahan sebelum turun minum.
Gol ketiganya lahir lewat sundulan jarak dekat dalam situasi bola mati, memanfaatkan kelengahan lini belakang Al Kholood. Menjelang jeda, Benzema kembali mencetak gol dari jarak sangat dekat usai menerima umpan silang matang dari Sergej Milinković-Savić.
Skor 4-0 saat turun minum menjadi gambaran dominasi total Al Hilal—unggul penguasaan bola, agresif dalam transisi, serta klinis di sepertiga akhir.
Babak Kedua: Rotasi Tetap Tajam, Pesta Ditutup Marcos Leonardo
Memasuki babak kedua, Al Hilal tetap menjaga ritme meski melakukan sejumlah rotasi. Masuknya Murad Al-Hawsawi dan Sultan Mandash tidak menurunkan intensitas permainan.
Gol kelima hadir pada menit ke-55 melalui sepakan kaki kanan Salem Al-Dawsari. Pergerakan tanpa bola yang cerdas dan kombinasi cepat di area half-space membuat pertahanan Al Kholood kembali terbelah.
Pesta gol ditutup pada menit ke-76 oleh Marcos Leonardo. Masuk sebagai pemain pengganti, ia langsung mencetak gol keenam setelah menerima assist dari Benzema. Kedalaman skuad Al Hilal benar-benar terlihat: pemain inti maupun pelapis sama tajamnya.
Sementara itu, Al Kholood sempat menciptakan beberapa peluang, termasuk sundulan Iker Kortajarena yang membentur mistar. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal mencetak gol hiburan.
Analisis Taktis: Struktur Solid dan Progresi Vertikal Cepat
Al Hilal tampil dengan struktur menyerang yang fleksibel. Peran Rúben Neves sebagai pengatur tempo di lini tengah memungkinkan distribusi bola cepat dan akurat. Milinković-Savić beroperasi lebih progresif, masuk ke zona berbahaya untuk menciptakan peluang.
Benzema sendiri tidak hanya menjadi finisher, tetapi juga aktif turun menjemput bola, membuka ruang bagi winger seperti Salem. Kombinasi ini menciptakan overload di lini tengah dan memudahkan penetrasi ke kotak penalti.
Keunggulan utama Al Hilal terlihat pada transisi vertikal yang cepat. Begitu bola direbut, progresi menuju sepertiga akhir berlangsung singkat, membuat lini belakang Al Kholood tidak sempat membentuk blok pertahanan yang rapi.
Dampak ke Klasemen
Tambahan tiga poin di pekan ke-29 semakin memperkuat posisi Al Hilal di papan atas Saudi Pro League. Margin gol besar juga berpotensi krusial dalam persaingan gelar yang ketat.
Sebaliknya, Al Kholood harus segera membenahi organisasi pertahanan dan disiplin lini belakang. Kebobolan enam gol menjadi alarm keras menjelang fase akhir musim.
Kesimpulan: Kemenangan 6-0 ini menegaskan status Al Hilal sebagai kandidat terkuat juara. Hattrick Benzema menjadi sorotan utama, namun kemenangan ini dibangun oleh kolektivitas tim, kedalaman skuad, serta struktur permainan yang matang.
Jika konsistensi ini terjaga hingga akhir musim, trofi Saudi Pro League semakin dekat ke tangan The Blue Waves.
(berbagaisumber/ai/hm27)




















