Wednesday, August 12, 2026
home_banner_first
NASIONAL

1.174 Personel Paspampres Disiagakan Amankan Rangkaian HUT ke-81 RI

Mistar.idRabu, 12 Agustus 2026 pukul 16.53 WIB
1174_personel_paspampres_disiagakan_amankan_rangkaian_hut_ke81_ri_

Paspampres. (foto: antara/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Sebanyak 1.174 personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) disiapkan untuk mengamankan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengamanan tersebut turut diperkuat dengan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan kendaraan operasional.

Kesiapan personel ditandai dengan Apel Gelar Kesiapan Pasukan Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) VVIP yang dipimpin Komandan Paspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha di Lapangan Hitam Mako Paspampres.

Ribuan personel tersebut dibagi ke dalam sejumlah satuan tugas sesuai agenda yang akan diamankan. Sebanyak 151 personel ditugaskan untuk Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) pada 14 Agustus.

Selanjutnya, 277 personel disiapkan untuk pengamanan Sidang DPR/MPR pada 15 Agustus. Sementara untuk rangkaian kegiatan 17 Agustus, sebanyak 294 personel bertugas mengamankan upacara penaikan dan penurunan Sang Merah Putih.

Selain itu, Paspampres menyiapkan 205 personel untuk Pesta Rakyat, 70 personel untuk Tim Paskibraka, serta 150 personel yang tergabung dalam Tim Pasukan Upacara.

Pengamanan tersebut juga diperkuat dengan berbagai alutsista, materiil, dan kendaraan modern. Di antaranya senapan Caracal, Dasan, SS1 V3 Croom, MP7, sejumlah jenis pistol seperti G2 Combat, HK, Glock 17, Glock 19, Glock 43X dan Sig Sauer, serta senapan runduk SPR 3 Pindad dan AW.

Paspampres juga menyiagakan satu kendaraan anti-drone milik Koopsudnas dan satu kendaraan Maung Artileri Pertahanan Udara.

Sementara kendaraan taktis yang digunakan meliputi kendaraan CBRNE (Chemical, Biological, Radiological, Nuclear, and Explosive), kendaraan jammer, kendaraan kawal G500, kendaraan security G500, kendaraan P2 Komando, kendaraan Maung, hingga motor pengawalan Goldwing.

Edwin menjelaskan, kesiapan berbagai peralatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadapi pola ancaman yang semakin beragam. Ancaman terhadap keamanan VVIP saat ini tidak hanya berasal dari serangan fisik, tetapi juga dapat berupa penggunaan drone, serangan siber, penyebaran informasi yang berpotensi mengganggu keamanan, serta aksi individu atau kelompok yang sulit diprediksi.

Karena itu, menurut Edwin, pengamanan VVIP harus dilaksanakan dengan pendekatan preventif dan proaktif melalui deteksi serta antisipasi terhadap berbagai kemungkinan ancaman sejak awal.

"Bagi Paspampres, keberhasilan bukan hanya ketika kita berhasil melumpuhkan ancaman, tetapi ketika ancaman itu sama sekali tidak pernah memiliki kesempatan untuk muncul. Itulah hakikat tugas pengamanan VVIP yang sesungguhnya," kata Edwin dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8/2026).

Ia menegaskan tugas pengamanan HUT ke-81 RI bukan sekadar tanggung jawab kedinasan, tetapi juga amanah untuk menjaga keselamatan VVIP, nama baik institusi, serta kehormatan bangsa dan negara.

"Keberhasilan kita sering kali tidak terlihat oleh masyarakat, namun justru di situlah profesionalisme Paspampres diuji. Kita bekerja dalam senyap, penuh kewaspadaan, dengan ketelitian, kecepatan, disiplin, dan koordinasi yang solid," ujarnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN