Monday, June 29, 2026
home_banner_first
MEDAN

Tertarik QRESTO, Bapenda Kota Manado Belajar Sistem Pajak Digital ke Medan

Mistar.idSenin, 29 Juni 2026 pukul 20.51 WIB
tertarik_qresto_bapenda_kota_manado_belajar_sistem_pajak_digital_ke_medan

Jajaran Bapenda Kota Manado saat melakukan studi komparatif terkait implementasi QRESTO di Kantor Bapenda Kota Medan. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Tertarik dengan implementasi Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Manado studi komparatif ke Kota Medan.

Kepala Bapenda Kota Manado, Jefry Mongdong mengatakan kunjungan ini bertujuan mempelajari secara langsung penerapan sistem QRESTO di Kota Medan.

"Medan merupakan kota pertama di Indonesia yang berhasil menerapkan sistem split payment melalui aplikasi QRESTO. Karena itu kami datang untuk mempelajari regulasi, sistem, hingga dampak positifnya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujarnya di Kantor Bapenda Kota Medan, Senin (29/6/2026).

Jefry menjelaskan, Pemerintah Kota Manado saat ini berupaya memperluas ruang fiskal guna meningkatkan kapasitas keuangan daerah. Dengan realisasi PAD di atas Rp500 miliar, berbagai strategi optimalisasi pendapatan terus dilakukan.

"Salah satu upaya yang kami lakukan adalah mengoptimalkan dan mengekstraksi potensi pendapatan daerah. Karena itu, berbagai inovasi perpajakan di daerah lain terus kami pelajari, termasuk QRESTO yang diterapkan di Kota Medan," katanya.

Ia berharap paparan yang diberikan Bapenda Kota Medan menjadi referensi dalam mengembangkan sistem pemungutan pajak di Kota Manado.

"Inovasi QRESTO ini sangat potensial untuk diterapkan di Kota Manado. Kami akan membawa konsep ini sebagai bahan kajian agar realisasi PAD dapat lebih optimal," tutupnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN