Friday, July 31, 2026
home_banner_first
MEDAN

Rekam Jejak Lurah Paya Pasir Syerly Jadi Bahan Evaluasi Jabatan

Mistar.idJumat, 31 Juli 2026 pukul 11.55 WIB
rekam_jejak_lurah_paya_pasir_syerly_jadi_bahan_evaluasi_jabatan

Inspektur Kota Medan, Erfin Fachrurrazi. (Foto: Tribun Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Inspektur Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, mengatakan seluruh track record Lurah Paya Pasir Syerly akan menjadi bahan evaluasi pasca pelanggaran etik yang dilakukannya.

“Tidak menutup kemungkinan akan jadi bahan evaluasi jabatan dan berujung pencopotan. Inspektorat berhak mengambil alih penanganannya. Tapi itu kalau kita lihat secara menyeluruh, namun sejauh ini kita masih menangani substansinya dulu,” ucap Erfin kepada Mistar, Jumat (31/7/2026).

Erfin menyebut, desakan maupun dorongan pencopotan terhadap Syerly sah-sah saja disampaikan. Namun, pihaknya juga tidak mau salah langkah dalam penanganannya.

“Fokus kami di kasus yang sekarang dulu, di mana secara etik yang dilakukan Syerly itu masuk ranah sanksi disiplin ringan. Jadi, sanksinya berupa pengawasan terhadap yang bersangkutan dan pembinaan oleh Camat Medan Marelan selaku atasannya,” tuturnya.

Disinggung apakah ada potensi Inspektorat akan mengambil alih kasusnya, Erfin mengaku sejauh ini penanganannya masih ditangani Kecamatan Medan Marelan.

“Sampai sekarang belum ada mengarah ke sana, tapi bisa saja dan tidak menutup kemungkinan. Yang pasti kami menangani permasalahan ini secara profesional dan transparan,” ucapnya.

Lurah Paya Pasir Syerly diperiksa Inspektorat setelah video celetukannya yang mengatakan ‘ciye curhat dia bah’ viral di media sosial, Rabu (29/7/2026).

Kata-kata Syerly tersebut dianggap sebagai pelanggaran kode etik Aparatur Sipil Negara (ASN).

Celetukan tersebut dikatakan Syerly saat ada seorang warga bernama Ulfa sedang bercerita kepada Wali Kota Medan Rico Waas soal keamanan di Jalan Paya Pasir Kota Medan. Di waktu yang sama, Rico sedang meninjau pengecoran jalan di Kecamatan Medan Marelan pada Rabu (22/7/2026).

Setelah videonya viral, warga berdemonstrasi di Kantor Camat Medan Marelan dan mendesak agar Syerly dicopot dari jabatannya.

Menanggapi masalah ini, Syerly justru mengancam tidak akan memberi bantuan kepada warga yang melakukan aksi demo.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN